WASPADALAH, PREDATOR ANAK SEMAKIN MERAJALELA

Jakarta, Zonadinamika.com: Sekjen komnas anak  DHANANG SASONGKO menghimbau agar  kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam melindungi anak dari segala bentuk kekerasan. kamis,  7/9/17.

DHANANG mengakui Dalam dua minggu ini beliau menerima laporan tentang kasus pencabulan anak,  di tiga lokasi yang berbeda, Cengkareng Jakarta Barat, Cibubur Dan Mustika Jaya Bekasi, sebanyak lebih dari 20 anak menjadi korban.kejadian kejahatan terhadap anak ini sering diawali dengan pelaku merayu, membujuk dan menjanjikan hadiah kepada korbannya, didekati lalu diajak bermain dan pelaku mencari kesempatan dan tempat yang aman dan tidak dicurigai untuk mencabuli korbannya, bahkan banyak yang dibarengi dengan ancaman akan disakiti atau dibunuh. Terangnya.

Ditambahkanya  Kejadian kekerasan terhadap anak ini, sering terjadi rumah pelaku, rumah korban, di kebun sampai di toilet dan halaman musolah, pokoknya dicari tempat yang memang tidak mencurigakan, agar pelaku merasa aman.

Pelaku pencabulan selalu dekat dengan lingkungan anak, sering terlihat ramah dan penuh empati, bahkan terlihat sayang dengan anak anak, pelaku lebih sering bergabung dengan anak anak dibanding dengan teman sebayanya, akhirnya banyak orang tua yang tidak menyadari tentang ancaman dan bahaya.

Banyak kasus pencabulan yang lama diketahui, karena korban yang takut melapor ke orang tuanya, juga karena ancaman dari pelaku, atau orang tua yang kurang memperhatikan perubahan2 prilaku anak, akhirnya semuanya menjadi terlambat. Dengan memperhatikan kejadian kejadian yang ada, harapannya adalah orang tua dapat membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, penuh empati dengan kehangatan, selalu mendengarkan keluh kesah anak, jangan selalu menyalahkan dan menekan anak, sehingga anak anak tidak merasa dekat dan nyaman dengan orang tuanya, karena tidak sedikit korban dan pelaku kekerasan adalah dengan latar belakang anak yang tidak banyak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang tulus.

Begitu juga dengan masyarakat, agar ikut mengawasi dan peduli terhadap lingkungan sekitar anak, memperhatikan prilaku dan gerak gerik yang mencurigakan seperti ciri2 diatas, karena melindungi anak tidak cukup sekeluarga tapi harus sekampung.

Sekjen komnas  anak  sangat berharap dan mengajak masyarakat untuk menjaga anak anak kita dari ancaman bahaya kekerasan terutama ancaman dari para predator yang semakin banyak berkeliaran, berani dan tegas kepada pelaku, apaagi tidak membiarkan pelaku berkeliaran, masyarakat harus bersatu padu kompak mengambil langkah tegas kepada para predator anak, menghindari jatuhnya korban baru, kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga anak anak.

MARI memperkuat perlindungan pada diri anak anak kita, bangun kepercayaan dirinya, untuk berani menolak rayuan dan ajakan orang yg akan membahayakan dirinya, mengingatkan untuk selalu berhati hati dimanapun berada, tidak boleh ada orang lain yang boleh memegang dan meraba dirinya kecuali dirinya sendiri dan ibunya. Ingat mereka tidak selalu ada didekat kita, maka perlu untuk “memasang” warning pada dirinya agar bisa mandiri menjaga dirinya senidri, paham apa yang dia lakukan saat bahaya mengancam. Imbaunya mengakhiri. (@soni)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan