DPD I Kukuhkan 4 Pengurus di Meepago, Diminta Segera Konsolidasi Partai

0
34

NABIRE – Zonadinamika.com.  Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golongan Karya (DPD II Golkar) Kabupaten Paniai batal dilantik lantaran adanya tidak setuju oleh 10 komdis. Pembatalan itu disampikan oleh Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Paskalis Kossay bahwa pihaknya akan tinjau ulang atas keputusan Musyawarah Daerah (Musda) atas ditetapkannya Abet Kobepa sebagai ketua DPD II Golkar Paniai.

Selanjutnya, Paskalis Kossay mewakili Ketua Plt. Aziz Samuel resmi melantik empat pengurus DPD II Partai Golkar, yakni Kabupaten Nabire yang diketuai Michael Mote, Dogiyai diketuai Yusak Tebay, Deiyai diketuai Simon Takimai dan Intan Jaya diketuai Assa Bagubau periode 2017-2019 di aula Sion Nabire, Sabtu, (8/7/2017).

“Secara dejure maupun defacto akan mulai melakukan tugas-tugas kepartaian di masing-masing daerah. Juga panji-panji partai Golkar akan berkibar. Harus diketahui bahwa kita telah melakukan konsolidasi partai dari seluruh kabupaten se Papua,” papar Paskalis Kossay di hadapan kader Partai Golkar Paniai, Nabire, Deiyai, Paniai, Dogiyai dan Intan Jaya.

Paskalis mengharapkan, kader partai kuning harus terbiasa mengelolah dan mengedepankan semangat musyawarah. Sebab, baginya partai tersebut milik bersama. “Partai Golkar bukan milik kelompok tertentu,” tegasnya.

“Hal ini kita buktikan pada dua tahun lalu, dengan prahara besar yang menimpa dua kekuatan besar. Namun dengan kedewasaan kita mampu bangkit dan bersatu kembali,” tandasnya.

“Pengurus yang baru dilantik,, yakni Deiyai, Dogiyai, Nabire dan Intan Jaya tugas yang mendesak adalah konsolidasi komisariat tingkat distrik, kampung dan penjaringan kartu anggota karena pihak KPU akan turun ke daerah melihat sejuah mana kesiapan DPD II. Tanggal 30 Juli 2017,” jelasnya.

Ananias Pigai, selaku Korda Meepago menyampaikan tugas mulia yang diberikan pihaknya kepada ketua baru harus mengaktualisasikan ti tengah masyarakat bahwa harus berkarya.

“Kami meletakkan tugas mulia kepada ketua baru untuk mengaktualisasikan di tengah-tengah masyarakat. Partai karya dan kekaryaan. Bahkan partai Golkar lahirkan dari masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakan mantan anggota DPR Papua ini, dalam waktu dekat akan dihadapkan agenda politik di Provinsi Papua, yakni 7 kabupaten dan satu provinsi. Menurtnya, di Meepago ada dua daerah, yakni Paniai dan Deiyai, sehingga disarankan agar menangkan pesta demokrasi itu.

“Wajib hukum untuk menyukseskan. Tidak perkenankan kader partai lain mendukung partai lain, apabila diketahui akan diberikan sangksi sesuai mekanisme partai nomor 06 tahun 2016. (AB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here