Jokowi: Politik dan Agama serta Gesekan Dari Kelompok Merasa Paling Benar

0
72
Presiden Jokowi /istimewa

SUMUT-Zonadinamika.com. Suasan politik saat ini sungguh sangat mengkhawirkan banyak orang awam, demi memuluskan niat sekelompok, berbagai cara di tempuh, walaupun terkesan melawan norma-norma agama.

Fenomena ini paling mengganas di pasca pengelaran pemilihan kepala daerah di DKI. Dengan segelintir ulah kelompok telah menimbulkan bermacam kekakhawatiran masyarakat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menyayangkan tindakan segelintir kelompok tersebut, seraya mengimbau masyarakat tidak mencampuradukkan antara politik dan agama sehingga tidak menimbulkan banyak gesekan. Presiden menyatakan, penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) telah menimbulkan banyak gesekan sehingga ada kelompok yang merasa paling benar.

“Jangan dicampuradukkan politik dan agama. Harus dipisah betul sehingga rakyat tahu yang mana agama dan mana politik,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan Titik nol penyebaran agama Islam di Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (24/3) kemarin.

Dia mengatakan, jangan sampai hanya karena pilkada terjadi pertikaian antarsuku dan agama. “Tidak boleh ada gesekan. Jangan sampai menjelekkan antarsuku, menyampaikan kabar tidak benar antaragama,” katanya.

Menurut Presiden, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang membentang dari Sabang sampai Merauke terdiri atas beragam suku, agama, dan budaya. Keberagaman itu, harus dijaga secara baik karena merupakan berkat tiada tara dari Tuhan Yang Maha Kuasa. “Kita punya 34 provinsi dan 516 kabupaten/kota‎. Kita beda semuanya. Jangan sampai antarsuku dan antaragama ada pertikaian. Jangan,” katanya.

Sementara Pejabat Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, Bukit Tambunan bersyukur kerukunan antarumat beragama di daerahnya terpelihara dengan baik. “Kami bersyukur rakyat Tapanuli Tengah tidak mudah terprovokasi isu-isu yang menodai kerukunan umat bergama,” kata Tambunan. (abd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here