Sikap Tegas Ahok,Banyak Pejabat DKI jadi Stres

0
294

Jakarta – Zonadinamika.com. Sikap tegas dalam kepemimpinan Basuki Purnama sebagai gubernur DKI, telah banyak membuat pejabat DKI stres dan hendak mau pensiun dini, di lain sisi, Kerap banyak pihak tidak terimah atas tindakan yang kerap kalinya dilakukan rotasi, mutasi dan demosi jajaran pejabat eselon II hingga IV di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, diduga telah banyak membuat para pejabat stres. Karena terancam kehilangan jabatan dan distafkan atau memegang tugas yang memiliki tuntutan terlalu tinggi.

Karena itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrai (Kem PAN-RB) melakukan evaluasi terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

“Kementerian PAN-RB kan memiliki kewenangan dalam mengevaluasi kinerja Basuki. Untuk melihat lima kali rotasi itu efektif atau tidak bagi peningkatan kinerja Pemprov DKI,” kata Triwisaksana, Senin (28/9).

Dalam satu tahun ini, Basuki sudah melakukan lima kali perombakan besar-besaran pejabat eselon II hingga IV. Akibatnya, ada kabar banyak pejabat DKI yang mengalami stres dan depresi karena distafkan. Bahkan banyak yang memilih untuk pensiun dini daripada melanjutkan sebagai PNS DKI tanpa jabatan apa pun.

“Saya minta Menteri PAN-RB, Pak Yuddy Chrisnandi untuk melakukan evaluasi kinerja Basuki. Sebab sudah berhembus kabar ada pejabat DKI yang stres atau depresi karena dipecat. Jadi saya sarankan penilaian dilakukan oleh Pak Yuddy saja, karena ini kan Ibu Kota,” ujarnya.

Menanggapi adanya kabar pejabat DKI yang stres atau depresi karena dipecat, Basuki mengatakan kalau para pejabat bekerja dengan baik, maka tidak akan dipecat.

“Kalau Anda bekerja baik-baik, nggak depresi kok. Misalnya saya ganti satu, ganti lain lagi, lain lagi. Kan ini nggak. Sekarang Kepala Dinas Bina Marga, saya ganti nggak Yusmada? Nggak. Pak Heru (Kepala BPKAD), Bu Tuty (Kepala Bappeda), Pak Lasro (Kepala Inspektorat), Pak Edy (Kepala BPTSP) dan Pak Kusmedi (Kadis Kesehatan) nggak saya ganti. Semua oke-oke saja,” kata pria yang akrab disapa Ahok ini.

Mantan Bupati Belitung Timur itu memilih membela kepentingan warga jakarta. Menurutnya, hampir lebih dari 50 persen warga Jakarta stres karena permasalahan Ibu Kota yang tak kunjung habis, seperti kemacetan, banjir dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here