Kodam V Brawijaya Siap Back Up Pilkada Serentak Di Jatim

0
262

SURABAYA,Zonadinamika.com -Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur gelar seminar bertajuk Pilkada Serentak di Jawa Timur Berintegritas Dan Bermartabat di Hotel Inna Simpang Surabaya, Jumat (18/9/2015).

Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf mewakili Gubernur Jatim bertindak SEBAGAI keynote speaker. Selain Wakil Gubernur Jatim, SEBAGAI seminar pembicara ANTARA berbaring, Pangdam V / Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito, Ketua Bawaslu Jatim Dan Sufyanto.

Dalam Acara tersebut Pangdam V / Brawijaya Mayjen TNI Sumardi meminta Dukungan sinergitas segenap Komponen Pemerintah Daerah Dan TNI Polri ATAU Tiga Pilar, termasuk Kalangan media yang hearts Menjaga Keamanan Menjelang Pilkada Serentak 9 Desember 2015 Mendatang. Selain ITU Pangdam menegaskan bahwa TNI hearts Pelaksanaan Pilkada Mendatang akan bersifat netral KARENA ITU SEBAGAI netralitas Bukti Nyata untuk review menegakkan Iklim demokrasi di Indonesia.

Lebih, lanjut Pangdam menyampaikan Langkah – Langkah Yang Telah diambil Kodam V / Brawijaya Beserta jajarannya Yaitu dengan meningkatkan Pembinaan wilâyah melalui Deteksi dini Dan cegah dini Yang dilaksanakan secara bersinergi Tiga Pilar Mulai dari Tingkat desa (Kepala Desa, Babinkamtibmas Dan Babinsa).

“Beberapa masalah menonjol di Jawa Timur Yang Masih Terjadi Yaitu adanya Radikalisme (Radikal Kanan Dan Radikal Kiri) ATAU Aliran Garis keras Dan Konflik Sunni – Syiah di Sampang, demo buruh, Kerusuhan Pilkada di Jatim, Narkoba, kultur Barat menggeser kultur Lokal Dan Terorisme / ISIS. Faktor berbaring Yang DAPAT Menjadi pemicu Konflik Terjadi Yaitu pada Saat Kampanye Dan rekapitulasi penghitungan Suara, “ucap Pangdam.

Senada Yang disampaikan Pangdam, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto menyebutkan bahwa Potensi Kerusuhan Terjadi biasanya PADA keterlambatan Distribusi Logistik, hilangnya alat perlengkapan, Bencana Alam, sabotase, penghadangan, perusakan Dan duplikasi surat Suara. Selain ITU, data Pelanggaran seperti Rekayasa PT Pemillih Tetap (DPT) Dan Data Pemalsuan JUGA Menjadi faktor penentu.

Ditambahkan Wakapolda, Tahapan Kampanye JUGA Berpotensi menimbulkan Kerusuhan, seperti Kampanye Tak Sesuai Jadwal, Waktu Dan Tempat, merusak atribut Kampanye. Terkait Pengamanan, Polda Jatim menyiapkan 21,143 personel untuk review mengamankan pilkada Serentak di Jatim, belum termasuk Bantuan Keamanan Dari Instansi berbaring, seperti Linmas.Dedy Kurniawan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY