Polisi Akan Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan UPS

0
212

2

JAKARTA –Zonadinamika.com. Polisi menyebutkan akan segera menetapkan tersangka dugaan kasus penyelewengan dana APBD Pemerintah Provinsi DKI Tahun Anggaran 2014 untuk proyek pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS). Semua pihak yang terlibat dalam proses pengadaan UPS berpotensi menjadi tersangka.

“Ini sedang dikaji, dalam waktu dekat ada gelar perkara lagi. Dalam waktu dekat akan segera disimpulkan apakah sudah mungkin jadi tersangka atau perlu cari saksi-saksi lainnya,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar (Kombes) Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/3).

Rikwanto mengatakan, Sub Direktorat Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih akan melakukan beberapa panggilan terhadap para saksi-saksi dalam waktu dekat ini.

“Saat ini UPS masih ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Jadi ada beberapa panggilan yang sedang diluncurkan dan dalam beberapa waktu ini akan diperiksa. Jadi, prosesnya masih ditangani Polda Metro Jaya. Mabes Polri dalam hal ini Bareskrim sifatnya masih supervisi,” ujarnya.

Menyoal apakah ada kendala dalam kasus ini, Rikwanto menegaskan, tidak ada. Sebaliknya, penyidik bergerak cepat dalam menangani kasus ini.

“Tidak ada kendala ya. Justru Subdit Tipikor Ditreskrimsus bergerak sangat cepat dalam waktu kurang lebih 10 hari sudah 87 saksi dipanggil. Rencananya, 130 saksi yang akan diperiksa. Penyidik sungguh serius menangani tindak pidana korupsi pengadaan UPS,” katanya.

Ihwal kapan anggota DPRD DKI Jakarta bakal diperiksa, Rikwanto belum bisa memastikannya.

“Pemeriksaan belum sampai ke arah situ. Namun, nanti pada akhirnya bisa ke arah situ,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak-pihak yang berkaitan dengan proses pengadaan UPS ini berpotensi menjadi tersangka.

“Ini kaitannya rentetan. Pihak-pihak yang berkaitan dengan proses ini, berpotensi menjadi tersangka. Mulai dari pelelangan dan lain-lain, dia dapat bagian atau tidak, kemudian dia membuat sesuatu yang di luar ketentuan tidak, semua berpotensi jadi tersangka,” katanya.(pan/b1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here