RAPIM dan RAKERNAS PERADIN Berjalan Sukses dan Lancar, PERADIN Pioner Penegakkan Hukum

0
48

Surabaya,Zonadinamika.com: Organisasi Advokat PERADIN (Perkumpulan Advokat Indonesia) mengadakan Rapat Pimpinan (Rapim) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diselenggarakan selama hari berturut-turut dengan tema “Quo Vadis Hukum Indonesia” dan subtema “PERADIN Garda Penegak Hukum Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945” di Hotel Garden Palace Surabaya,18-19 Agustus 2017. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh Advokat dari Organisasi PERADIN,salah satunya Ir.Eddy Maryatama Lubis, S.H., MM.,M.H vice presiden perkumpulan advokat Bandung Lawyer Club (BLC) Indonesia yang juga merupakan anggota organisasi Advokat PERADIN DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut Ir. Eddy Maryatama Lubis, S.H., MM.,M.H panggilan akrab biasa disapa Edy mengatakan,“Dengan tema yang dibawa, menandakan bahwa hukum di Indonesia ini tak tahu arahnya akan dibawa kemana, saat ini banyak organisasi advokat yang sedang kisruh dengan kepemimpinannya masing-masing dan saling sikut-menyikut untuk menjadi yang terbaik,”Kata Edy.”Namun PERADIN tetap dengan visi dan misinya menjadi Pioneer dalam penegakan Hukum sesuai dengan yang dituangkan dalam UUD 1945.” Ujarnya Edy.

Lanjut masih kata Edy. Dibuktikan dengan upaya Ketua Umum Organisasi advokat PERADIN Ropaun Rambe yang terus berusaha dan memperjuangangkan untuk memberikan ruang khusus kepada para advokat dan master advokat dengan gelar M.Ad terbukti dengan gencar melakukan presentasi ke beberapa kampus dan menghadap DIKTI. Disaat organisasi advokat lain sedang dilema dengan kepengurusan dan kepemimpinannya, PERADIN justrtu menjadi wadah organisasi dengan gebrakan yang sangat berdampak positif kepada semua advokat di Indonesia tidak hanya advokat PERADIN.

Kebanggaan Edy M Lubis menjadi advokat PERADIN semakin terlihat, karena Organisasi PERADIN yang telah menghantarkannya menjadi Advokat dan bias bersidang di beberapa provinsi serta mulai dikenal oleh pengacara-pengacara senior. Tak sedikit advokat yang terlena dengan bujuk rayu organisasi lain dan meninggalkan PERADIN.

Namun untuk Edy organisasi PERADIN merupakan organisasi yang tetap dicintainya,”Saya tidak akan pernah meninggalkan PERADIN, karena ketika saya dilantik dan disumpah di Pengadilan Tinggi, PERADINlah yang berjasa.”tuturnya.

“Saya tidak akan mengkhianatinya dan berganti ke organisasi lain walau saya juga dekat dengan semua organisasi seperti Peradi dan Ikadin, mereka adalah sahabat saya, tapi saya tidak akan menjadi pengacara abu-abu yang tak memiliki jati diri, maka dengan semangat rakernas ini dan usia PERADIN yang sudah menginjak 53 tahun, saya akan tetap bangga bersama PERADIN,” Pungkas Edy mengakhiri. (Wasim/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here