Kapolres Belu Bantah Dugaan Penganiayaan Terhadap Tersangka Danker

0
35
Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan

ATAMBUA, NTT-Zonadinamika.com, Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan membantah adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh penyidik terhadap Tersangka Daniel Seran alias Danker saat pemeriksaan di Ruangan Penyidik polres belu. Hal tersebut disampaikan ketika ditanya wartawan melalui telpon selular, minggu, 02/07/17 sore hari.

Ia juga mengatakan bahwa tidak ada penganiayaan yang dilakukan oleh penyidik terhadap Tersangka. “nggak ada itu”,beber Kapolres.

Terkait pernyataan Saksi Stefanus Atok Bau dan Julio Do Carmo yang mengaku melihat langsung kejadian tersebut dan diperkuat oleh Tim Kuasa Hukum tersangka, Jemmy Haukase, SH, Silvester Nahak, SH dan Martinus Sobe Anin,SH, bahwa mereka akan mengambil langkah hukum terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan penyidik terhadap tersangka Daniel Seran alias Danker yang diduga dipaksa harus mengakui keterlibatan kedua saksi tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kapolres Belu mengatakan bahwa hal itu merupakan hak mereka sebab setiap orang berhak mengambil upaya hukum.

“Ya.. itukan hak mereka, silahkan saja! setiap masyarakat,dan setiap orang berhak mengambil upaya hukum”,Ungkapnya.

Menurut informasi dari Istri Tersangka Daniel Seran alias Danker yang hendak membesuk suaminya tetapi tidak diijinkan masuk oleh petugas.

Menanggapi Informasi tersebut AKBP Yandri Irsan mengatakan bahwa siapa saja harus mengikuti aturan jam besuk,dan jadwal jam besuknya. “Siapapun harus mematuhi SOP”, Jelas Kapolres. (Yulianus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here