Polsek Pelaihari Gelar Perkara Kepemilikan Senpi SIG Saweuer

0
506

PELAIHARI-Zonadinamika.com. Polsek Pelaihari, kabupaten Tanah Laut di Bantu Satreskrim Polres Tanah Laut berhasil Membekuk Tersangka kepemilikan Senjata Api Jenis SIG Suwaeur beserta Megazin dan Amunisi sebanyak 17 butir Amunisi 9mm .

Tersangka, kepemilikan senjata Api SIG Saweuer ini berinisial G (36) . Warga Pasar PTP RT 08 RW 02 Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.
G ditangkap rabu tanggal (25/5/16) sekitar pulul 04.00 wita, disebuah pondok yang berada di Tambang Batu Gunung di Desa Ambungan RT 07 Kecamatan Pelaihari.

Saat ditangkap tidak ada perlawanan, polisi menemukan 15 butir peluru disaku celana yang dipakainya di sebelah kiri. Lalu ditemukan kembali 1 buah pucuk senjata Api SIG Suwaeur lengkap dengan Megazine dan didalamnya ada 2 butir Peluru Amunisi, tersangka (G )menyimpanya di bawah meja pos jaga .

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Darmawan S.IK .MH didampingi Wakapolres Kompol Dydit Dwi S.S.IK MSI dan Kapolsek Pelaihari Kota AKP Bayu Putro Wijayanto SE .S.IK.

Saat gelar perkara di Mapolres Tanah Laut Mengatakan “ini merupakan berdasarkan hasil informasi dari masyarakat, kita menindak lanjuti dan melakukan penyelidikan kemudian melakukan penangkapan terhadap sodara (G) yang merupakan pekerja penjaga malam di salah satu penambangan Batu Gunung.
”kata Kapolres

Berdasarkan informasi, tersangka (G) mendapatkan senjata Api ini dari (S) salah satu tersangka kasus narkoba yang saat ini mendekam di LP martapura.”ucapnya
Menurut Kapolres, “setelah selesai proses kasus narkotika nantinya akan langsung dijemput untuk di kembangkan kasus senjata Api tersebut.Hasil keterangan (S) tersangka yang di LP ini, masih ada orang orang yang disebut olehnya yang bernama sodara (i) dan ini masih di kejar saat ini Tersangka melarikan diri termasuk ada satu orang yang lagi yang bernama (D).”beber kapolres.

Dan kita juga perlu bantuan dari masyarakat, karena kemarin kita sudah cek kerumah nya namun tidak yang bersangkutan sudah melarikan diri. Namun pihak kepolisian akan tetap mengupayakan melakukan pengejaran tersangka –tersangka ini.”tambahnya.

Rencananya pihak kepolisian polres tanah laut akan mengecek ke Laboratorium Forensik (Labfor)apa ini tergolong senjata Api Organik apa Rakitan tersmasuk akan minta bantuan Laboratorium Forensik Surabaya untuk uji balestiknya.”sambung kapolres.

Pengakuan tersangka (G),membeli senjata Api dengan harga Rp 17 Juta, dan kita masih cek tersangka ini cara menggunakan senjata Api tersebut, apa hanya untuk jaga malam atau dia terlibat dalam tindak pidana yang lainya ini masih kita kembangkan’’imbuhnya.

Tersanka akan dikenakan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun”pungkasnya. (ASP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here