Ayah Pencabul Putrinya Lolos Dari Jerat Hukum

0
342
Ilustrasi Kekerasan Terhadap Anak. (Istimewa)

MEDAN- Zonadinamika.com. Entah apa yang terselip dalam pemikiram poleh pihak kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan sehingga tidak menjerat suami yang dilaporkan istrinya yang telah mencabuli tiga putri kandungnya di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut).

Pelaku dengan ancaman hukuman di Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang ancaman maksimalnya memuat hukuman kebiri terkait kekerasan seksual terhadap anak.

Dia adalah Baludin Harahap (48) orang tua putrid korban cabul, penduduk Desa Sigalapung, Kecamatan Hutaraja Tinggi yang dilaporkan mencabuli tiga putri kandungnya, yang di antaranya bahkan masih berusia balita (bayi di bawah usia lima tahun) yakni ZH (4) dan kedua kakaknya, AH (6) dan WL (9).

Kepada wartawan Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) Rony Samtana saat dikonfirmasi melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jama Kita Purba, Minggu (29/5) pagi, pihak kepolisian telah menangkap dan menahan tersangka hingga kini.

Namun, pihaknya tidak dapat menjerat pelaku dengan Perppu No 1 Tahun 2016 tersebut karena perbuatan tersebut terjadi sebelum Perppu tersebut terbit.

“Dalam asas legalitas, tidak ada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam peraturan perundang-undangan yang telah ada sebelum perbuatan itu dilakukan. Karena itu, maka pelaku tidak dapat dijerat dengan Perppu tersebut,” ujarnya.

Atas perbuatan tersangka, pihaknya menjeratnya dengan pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (B1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here