Miras Oplosan Beromset Miliar di Grebek Polisi

0
199

PEKANBARU- Zonadinamika.com – berbagai cara pihak kepolisian melakukan penertibanyang namanya merusak masyarakat,namun warga pekan baru ini tk menghiaraukanya….ujung2 polisi melakukan Penyergapan yang dilakukan personil Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru di Jalan Angsana Komplek Perum Beringin, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (13/05/2016) petang sekitar pukul 17.00 WIB berhasil mengungkap praktik pembuatan minuman keras oplosan.

Penggerebekan yang dilakukan polisi di tempat itu dilakukan, karena awalnya polisi mencurigai rumah tersebut dijadikan sebagai tempat pembuatan narkoba (home industry). Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM, melalui Kasat Narkoba Kompol Iwan Lesmana Riza kepada wartawan mengatakan, penggrebekan yang dilakukan polisi baru dapat dilakukan setelah terlebih dahulu mengamati lokasi tersebut selama tiga minggu.

” Kita telah memantau pergerakan aktifitas di rumah ini selama tiga minggu, dan memang sangat mencurigai. Terlebih beberapa kali kita berhasil melihat seseorang masuk kedalam rumah membawa zat kimia,” terang Kasat.

Dalam penggrebekan tersebut, pihak Kepolisian berhasil mengamankan dua orang pria terduga pemilik tempat pembuatan Miras oplosan. Selain itu sembilan drum yang berisikan cairan alkohol disertai beberapa bahan lainnya langsung diamankan petugas. ” Semua barang bukti dan dua orang ini kita bawa ke Polresta Pekanbaru guna menjalani pemeriksaan mendalam, sedangkan rumah dijadikan tempat pembuatan telah kita berikan garis Polisi,” tutup Kasat.

Dalam penyergapan tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang pria, masing-masing Zk (37), dan Kn (46). Kedua pria ini diamankan, karena kedapatan tengah melakukan produksi pembuatan miras oplosan yang kemudian dipasarkan ke sejumlah tempat di Riau, dan Sumut dengan merk Mansion, Anggur Merah, dan Whisky.

“Ada dua orang yang berhasil kita amankan. Mereka mengaku digaji oleh si pemilik tempat. Pengakuan mereka, setiap bulan, mereka mampu memproduksi 15 botol minuman keras oplosan, yang kemudian diedarkan ke berbagai tempat dengan taksasi keuntungan mencapai Rp500 juta per bulan.

” Sekilas mereka memang membuat minuman tersebut seperti produksi perusahaan, dan benar-benar sulit membedakannya. Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap pemilik atau pemodal Miras oplosan tersebut,” tutup Kasat,( Aroy Hal )

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY