Korupsi RSUD Nisel, Kajatisu Dituding Perkosa Hukum dan Keadilan

0
482

Medan, Zonadinamika.com. Kasus Korupsi RSUD Nisel menjadi sorotan semua pihak dimana SP3 yang diterbitkan Kajatisu M. Husni. SH. MH merupakan bentuk penghianatan terhadap masyarakat Kabupaten Nias Selatan bahkan Dituding perkosa Hukum dan Keadilan. Terbukti pada saat penyidik, Pollim Siregar. SH menyampaikan jawabannya pada ruang persidangan, Kamis, 15 Oktober 2015, bahwa pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan pidana sesuai dengan pasal 4 tentang pemberantasan korupsi.

Kuasa Hukum Pemohon, Wardaniman Larosa. SH tetap optimis akan memenangkan prapid RSUD Nisel, namun kita tetap kembalikan dan percayakan sepenuhnya kepada Hakim, biarlah fakta sidang yang membuktikan, Kajatisu Salah atau Tidak…!!!

Massa aksi dari Gempita Sumut meminta Pak Hakim agar tidak pelit memberikan keadilan dibumi nias selatan, Candra Bugis sebagai Korlap menuding Kajatisu sebagai Penghianat Hukum dan Keadilan.

Menyikapi Hal Tersebut, Bidang Humas Gempita Sumut : Delisama Ndruru menilai kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, M. Husni. SH. MH terkesan bekerja ditengah-tengah penanganan kasus korupsi dan sangat jelas dengan terbitnya SP3 Kasus dugaan korupsi RSUD Nisel Rugikan Negara Rp. 5 Miliar dan telah ditetapkan 17 tersangka pada tanggal, 29 oktober 2013.
Dua tahun silam bahkan orang nomor satu di Kabupaten Nias Selatan ikut terseret dimana penyidik Albert Hondro mengajukan Bupati Nias Selatan, Idealisman Dachi Sebagai Tersangka Ke 18 dalam Kasus ini, namu hingga detik ini kajatisu tidak mengeluarkan surat perintah penyidikan terhadap Idealisman Dachi, Ironisnya SP3 yang Keluar. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here