Saut Hutasoit dan Hotman Sihombing Mantan Dirut RSUD Swadana Tarutung Tersangka Korupsi

0
377

MEDAN,Zonadinamika.com. Penyidik Subdit III/Tipikor, Ditreskrimsus Poldasu menetapkan mantan Dirut RSUD Swadana Tarutung, Saut Hutasoit sebagai tersangka korupsi Alkes TA 2012 yang merugikan negara Rp1,3 milyar.
Selain Saut Hutasoit yang dalam proyek itu bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), juga ditetapkan tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Hotman Sihombing.

Direktur Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Ahmad Haydar melalui Kasubdit III/Tipikor AKBP Prido Situmorang dikonfirmasi wartawan, membenarkan kedua tersangka korupsi Alkes RSUD Swadana Tarutung, Saut Hutasoit dan Hotman Sihombing.

“Berkas pemeriksaan Hotman Sihombing sudah lengkap dan sudah dikirim ke JPU sedangkan berkas Saut Hutasoit masih dilengkapi dan yang bersangkutan akan diperiksa pekan lusa,” ujar Prido.

Kedua tersangka, sambung Prido terlibat dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) RSUD Swadana Tarutung senilai Rp1,3 milyar dengan pagu Rp8,3 miliar yang bersumber dari APBN P TA 2012.

Dana Alkes itu digunakan untuk pengadaan 11 item di RSUD Swadana Tarutung yang dalam hasil penyelidikan terjadi mark up (penggelembungan, red) harga.
“Barangnya bukan rekondisi, semua baru namun harganya dinaikkan hingga mencapai Rp8,3 miliar,” sebutnya.
Sebelumnya, Subdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut telah memeriksa para distributor Alkes yang berasal dari Jakarta. Namun pemeriksaan kemarin masih hanya sebatas saksi.

Penyidik Tipikor Polda Sumut juga telah memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Utara (Taput), dr Bobby Simanjuntak dan Direktur RSU Swadana Tarutung dr Ganda Nainggolan serta dua mantan direktur rumah sakit pemerintah itu, marga Sianipar dan Hutasoit.(zd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here