Pengamat Tipikor Sumut Desak Poldasu Usut Kasus Penggunaan Anggaran Pemilukada TA. 2010

0
577

MEDAN,Zonadinamika.com. Gabungan massa mengatasnamakan Pengamat Tipikor Sumut (PTS) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapoldasu,Selasa (15/09/2015) siang.

Massa menuntut agar Kapoldasu mengusut tuntas kasus tindak pidana korupsi pengguna anggaran (PA),Pemilukada yang dialakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gunungsitoli Tahun Anggaran 2010 yang diduga digelapkan oleh Drs Martinus Lase,Msp selaku Pjs Pemkot Gunungsitoli Gunung Sitoli.

Koordinator aksi Pias. didampingi Koordinator lapangan Daniel dalam orasinya mengatakan, lambannya proses penanganan tindakan korupsi di kota Gunungsitoli terkait dalam penggunaan dana hibah yang diterima pemerintah Gunungsitoli Tahun anggaran 2010 sebesar Rp.9 miliar, dan selain itu kami juga mengetahui ada juga dana yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Nias sebesar Rp.5 miliar serta dari Pemprov Sumut sebesar Rp.4 miliar,”kata Pias

Dengan pengeras suara di depan Gedung SPKT Mapoldasu Massa juga membeberkan,bahwa dalam hal ini terlihat adanya kwitansi penerimaan yang di tandatangi langsung oleh Drs Martinus Lase,Msp selaku Pjs Pemkot Gunungsitoli namun anehnya yang diterima KPUD Kota Gunung sitoli untuk penggunaan anggaran (PA) Pemilukada Gunungsitoli TA 2010 hanya sebesar Rp.6,5 miliar

Lanjut Pias,kami menduga Pjs Drs Martinus Lase,Msp selaku Pjs Pemkot Gunungsitoli telah menggelapkan dana sebesar Rp.2,5 miliar sehingga mengakibatkan kerugian negara.

Kemudian Massa Pengamat Tipikor Sumut (PTS) juga menyebutkan dan meminta kepada Kapolres Nias serta Podasu agar dapat dengan serius menangani kasus-kasus korupsi di daerah Nias,dan jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegak hukum khususnya kepada pihak Kepolisian,”ucapnya.

Selain itu, massa juga meneriakkan agar Poldasu segera mengambil alih kasus korupsi yang ditangani Polres Nias tahun 2010 dan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tersebut dan segera menetapkan pelakunya tersebut sebagai tersangka sesuai dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,”teriak massa.

Diakhir orasinya dengan tegas massa meminta Kapoldasu agar mengusut keterlibatan oknum Polres Nias yang saat itu menangani kasus korupsi tersebut,yang tiadak ada kejelasan terkait penegakan supermasi hukum berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia No.5 tahun 2004 tentang perecepatan pemberantasan korupsi dan kami berharap poldasu jangan melakukan pembiaran terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi tersebut,”sebut massa.

Lebih kurang Satu jam berorasi,massa diterima oleh Petugas SPKT Poldasu, dan mengatakan, pihaknya akan menindaklanjutinya dan aspirasi adik-adik akan disampaikan ke pimpinan,”ujarnya (D)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here