Di duga Rekayasa P21 Krimum Polda Kepri di Laporkan ke Propam Mabes Polri

0
417

CONTI CANDRA BCC HOTEL BERSAMA FOTO PENGACARA PURBA-1BATAM-Zonadinamika.com. Conti Candra sebelumnya di sebut pemilik BCC Hotel di Batam telah di laporkan warga kenegaraan Singapore bernama : TOH YORK YEE WINSTON Kepolda Kepri dengan laporan polisi nomor : LP-B-/82/VII/2014/SPKT-KEPRI tanggal 30 juli 2014 Tentang dugaan tindak pidana penggelapan.Sementara Conti Candra merasa dirinya di jolimi sejumlah oknum penegak hukum adanya dugaan rekayasa pemberkasan kepemilikan BBC Hotel di Polda Kepri yang di kirimkan ke kantor Kejati Kepri .

Conti Candra di tempat kediamannya di Batam Centre menuturkan saya sudah pasrah atas tuduhan itu saya hanya mengharapkan muzijat dari sang pencipta alam semesta semoga membukakan hati para penegak hukum di negara ini akan mengungkap fakta kebenaran yang sebenarnya.Saya juga sudah menyerahkan permasalahan ini sepenuhnya kepada kuasa hukum saya ,yang akan mendampingi di pangadilan kejati kepri nantinya.

Masih Conti Candra bersama kuasa hukumnya sambil menunjukkan jawaban yang di terima dari Propam Mabes Polri ,pada hal sesuai surat yang di kirimkan pihak pengacara saya tanggal 4 maret 2015 prihal pelaksanaan audit investigasi terhadap dugaan pelanggaran kode Etik Profesi Polri berupa intervensi oleh oknum petinggi Polri dalam penanganan Laporan Polisi Nomor : LP/587/VI/2014/Bareskrim tanggal 9 juni 2014 tentang dugaan tindak pidana penipuan ,penggelapan dan memberikan keterangan palsu pada akta autenik yang sedang di tangani oleh Subdit I Dittipidum Bareskrim Polri.Dalam balasan surat yang kami terima dari Divpropam Polri yang menyatakan bahwa :

(1)-Permasalahan yang di persangkakan kepada terlapor Conti Candra adalah terkait dengan jual beli sam PT.BMS,dimana pelapornya adalah Warga negara Singapore dan pelapor tidak memiliki kompetensi karena pelapor sendiri dalam kedudukannya sebagai di reksi yang di angkat tidak ada kaitan kepemilikan tentang uang dan akta notariil yang di permasalahkan.

(2)-Terhadap berkas perkara a.n.tersangka Conti Candra telah di nyatakan p-21 ,namun p-21 tersebut berdasarkan pada fakta-fakta berkas perkara yang tidak utuh karena adanya fakta yang di sembunyikan oleh oknum penyidik.

(3)-Hasil audit investigasi terhadap perbuatan penyidik Subdit I dittipidum Bareskrim polri yang telah menetapkan Tjipta Fudjiarta sebagai tersangka telah sesuai dan memenuhi pembuktian materiil dan formil memenuhi syarat adanya alat bukti dokumen transfer yang palsu ,serta adanya alat bukti tentang tidak adanya pembayaran sebagaimana yang di tuangkan dalam akta notaris yang di gunakan sebagai dasar seolah pernah melakukan pembayaran kepada para pemegang saham lainnya selain Conti Candra.

(4)-Ditemukan fakta penyidik telah melaksanakan kewajiban permohonan penetapan penyitaan ke Pengadilan Negeri Batam dan telah di laksanakan penetapan penyitaan ,namun kemudian mencabut plang penyitaan.

(5)-Penyidik Bareskrim Polri telah menyelesaikan berkas perkara a.n.tersangka TJIPTA FUDJIARTA dan telah mengirimkan ke JPU serta dalam tahap pemenuhan P-19 ,kemudian telah di laksanakan gelar perkara dengan rekomendasi tetap menindaklanjuti pemenuhan P-19 dari JPU karena memenuhi syarat adanya tindak pidana yang di lakukan oleh tersangka Tjipta Faudjiarta berupa membuat dan menyerahkan alat bukti surat berupa transfer yang keadaan isinya tidak sebenarnya serta telah memberikan keterangan tidak benar pada akta autentik berupa akta notaris nomor 3,4 dan 5 tanggal 2 Desember 2011 tentang jual beli saham serta persangkaan membuat akta autentik yang keadaan isinya tidak benar,jelasnya Conti Candra bersama kuasa hukumnya sambil membacakan balasan surat yang di terima dari Divpropam polri nomor : B/217/IV/2015/Divpropam.

Sementara Conti Candra sebagai tersangka di Polda Kepri sesuai berkas yang sudah sampai ke kantor Kejati Kepri telah di nyatakan P-21.Sesuai informasi yang di peroleh awak media ini dari tim pengacaranya “bahwa kemungkinan klien kami besok hari senin ini akan di tahan sesuai dengan pemberkasan P-21 dari kejati Kepri ,makanya jauh sebelumnya kami sudah persiapkan untuk penangguhan penahanan nantinya,jelasnya.

Kasus kepemilikan BCC Hotel saat ini sedang di tangani Polda Kepri dan Mabes Polri ,dua pelapor sama-sama jadi tersangka ,bahkan Conti Candra sudah di nyatakan P-21 di Polda Kepri ,sedangkan Tjipta Fudjiarta di Mabes Polri pemberkasannya masih di nyatakan P-19 ,lalu siapakah yang sebenarnya yang melakukan penyerobotan BCC Hotel di Batam.Dengan terpilihnya Kapolri Baru yang baru di lantik oleh bapak Presiden JOKO WIDODO di istana negera kepresidenan hendaknya kebenaran dapat terungkap siapakah pemilik BCC Hotel yang sebenarnya .Tim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here