Polresta Medan Bekerjasama dengan Polsek Medan Baru, Dua Tersangka Pembacok TNI AD Batalyon Armed Ditangkap

pembacok

MEDAN,Zonadinamika.com. Pelarian tersangka pembacokan oknum anggota TNI AD Asmil (Asrama Militer) Batalyon Armed II Kecamatan Deli Tua yang berpangkat Prada Sahedel dan Praka Ahmad Afandi Tambunan (28) berakhir sudah.

Kedua tersangka Adwan Afrizal alias Sakwan (32) warga Jalan Pintu Air I gang Permai II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor dan Muhammad Rifki alias Rifki (20) warga Jalan AH. Nasution No. 1, Medan ini diringkus Polsek Medan Baru pada Rabu 25 Maret 2015 kemarin dari tempat terpisah.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram yang didampingi Kompol Ronni N. Sidabutar, Kapolsek Medan Baru dan Iptu Oscar S. Setjo, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru saat memaparkan kedua tersangka pembacokan dua oknum anggota TNI AD Asmil Batalyon Armed II Kecamatan Deli Tua yang mengakibatkan Prada Sahedel kritis dan di rawat di RS Bhayangkara Medan di Polresta Medan.

Kompol Ronni N. Sidabutar, Kapolsek Medan Baru menjelaskan kedua tersangka saat mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 4047 HEB melintas di depan diskotik Super tiba-tiba korban Prada Sahedel keluar dari diskotok Lee Garden (LG) di Jalan Nibung II Medan, hendak membeli rokok dan mengejutkan korban.

Karena korban merasa terkejut, korban pun langsung memaki-maki kedua tersangka, tak terima dengan dimaki-maki korban kedua tersangka langsung mutarkan laju kendaraannya menjumpai korban. Tersangka langsung mempertanyakan perkataan korban, belum lagi kedua tersangka selesai mempertanyakan maksud korban kemudian Prada Sahedel langsung menghajar kedua tersangka.

Setelah itu, kedua tersangka pergi meninggalkan korban dan berjanji akan kembali lagi,”kau tunggu disini, aku datang lagi,” kata Ronni menirukan ucapan Muhammad Rifki.

Selang berapa menit kemudian Muhammad Rifki bersama Okta (DPO) mendatangi korban sambil membawa kelewang, sesampainya di diskotik LG keduanya langsung menyerang dan menangkap korban, melihat tersangka memegang kelewang dengan spontan langsung membacok korban yang berusaha melarikan diri.

“Melihat korban kabur lalu tersangka Rifki mengejar korban sambil membawa kelewang dan langsung membacok pada bagian punggung belakang sebelah kiri korban,” ujarnya.
Selanjutnya, Praka Ahmad (oknum TNI AD) yang ikut membantu temannya malah dikejar para tersangka dan korban berusaha kabur dan masuk ke dalam polsek Medan Baru untuk meminta bantuan. Sedangkan temannya (Prada Sahedel) melarikan diri ke arah Jalan Rajak dan disitu dia dibacok tersangka bekali-kali pakai kelewang, mendengar informasi ada oknum anggota TNI AD yang dibacok kemudian petugas Polsek Medan Baru langsun turun ke lokasi dan membawa korban (Prada Sahedel) ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis.

“Begitu mendengar informasi ada oknum anggota TNI AD yang dibacok lalu petugas Polsek Medan Baru langsun turun ke lokasi dan membawa Prada Sahedel ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis,” ungkap Ronni saat di Polresta Medan.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram menjelaskan kedua tersangka dikenakan dengan pasal 170 subs pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama diatas 5 tahun.

Barangk bukti yang berhasil diamankan yakni 1 bilah kelewan, satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka Honda Vario BK 4047 HEB, 1 potong baju kaos warna merah, 1 potong celana jeans warna biru, 1 baju kaos warna hitam.(Rp82)

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan