“KAPOK”, Ketua Kelompok Pandawa 5 Terima Program Pertanian

0
74
Ilustrasi penolakan benih bersubsidi

Karawang, zonadinamika.com  : Dinas Pertanian Kabupaten Karawang melalui Bidang Tanaman Pangan telah meluncurkan Program Benih Bersubsidi.Benih tersebut akan dikirim melalui dua perusahaan yang telah ditunjuk Dinas Pertanian yaitu, PT.Pertani Dan PT. Sang Hyang Sri.Perusahaan ini yang akan mensuplay kesetiap kelompok yang telah bersedia menerima Program pada awal musim tanam kali ini.

Namun, Program ini sangat di sayangkan oleh Rohim selaku Ketua Kelompok  Tani Pandawa 5,asal Dusun Ciwaru I Rt.06/03 Desa Srikamulyan Kecamtan Tirtajaya Kabupaten Karawang. Pasalnya ketika benih bersubsidi varietas Inpari dikirim oleh PT. Sang Hyang Sri,anggota kelompoknya tidak mau membeli,padahal dia sudah membiayai untuk menutup Biaya pembelian benih subsidi tersebut, menggunakan dana talangan milik pribadinya.Keluh Rohim

Dikatakan Rohim,dengan kejadian seperti ini dirinya merasa kapok.Dia mengaku tidak akan mau lagi menerima,apalagi mengajukan kembali berbagai macam program dari pertanian.Menurutnya selalu ada salah pengertian dari para anggota,setiap program yang diterima di anggap bantuan Gratis. “ Program yang di terima kelompok saya ini,adalah program benih padi bersubsidi,” Katanya saat ditemui di rumahnya,Sabtu (29/7).

Harganya,masih kata Rohim.Dirinya beli dari PT.Sang Hyang Sri Rp.2.500/Kg.Belum lagi ongkos bongkarnya Rp.150.Ribu,karena suplayer tidak bawa kuli bongkar. Benih yang diterima 1.675 Kg, varietas Invari atau IR.64.Rata-rata anggota akan mendapatkan 25 Kg/Ha,harga jual pada anggota itu masih Rahasianya,karena dia mengaku ingin ada untung dalam penjualan program benih bersubsidi tersebut.

” Ngapain cape-cape kalau gak ada untungnya,mendingan ngurusin usaha saya sendiri, jualan Gas bersubsidi saja ada untungnya.” Ujarnya.

Menurut sumber yang enggan di sebut namanya,kepada wartawan mengatakan .Ada beberapa  anggota Kelompok Tani Pandawa Lima,harus nebus benih ukuran 5 Kg tersebut dengan harga Rp.20.Ribu/kampilnya pada Ketua kelompok.mereka merasa keberatan karena harga tebusnya terlalu mahal.

Sementara Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tirtajaya,AA.Rahmat saat di hubungi via telepon selulernya menegaskan ada sepuluh desa yang mendapatkan Program Benih bersubsisidi diwilayah kerjanya,kecuali Desa Medan karya.Pihaknya hanya selaku fasilitator kegiatan saja,sedangkan pembelian kelompok langsung dengan perusahaan.Dijelaskannya Harga benih subsidi itu Rp.2.500/Kg.

“ Jika ada yang menjual di atas harga tersebut,maka tanggung jawab pengurus kelompok itu sendiri.Dan ketua kelompok harus membuatkan Berita acara kesepakatan harga dengan para anggotanya,supaya tidak terjadi persoalan.” Tegasnya. (Haris/Wasim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here