Menangis,Di Tinggal Manasik Haji

0
152

PEMALANG –Zonadinamika.com. Tak sanggup menahan sedih,Kaela Zefrina siswi kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Futukhiyah yang berlokasi di dusun Pamulian,Desa Warungpring Kecamatan Warungpring ini sepulang dari sekolah mengadu kepada orang tuanya,jika dirinya tidak di ajak kegiatan lomba Manasik Haji ditingkat kecamatan.

“Saya juga ikut sedih dan merasa tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini”.Ungkap Sokhifah ibu kandung Kaela Zefrina ketika di hubungi melalui telepon seluler.Ina,sapaan akrab siswi kelas VI tersebut hanya bisa menangis dan menundukkan kepala,ketika ditanyai lebih lanjut terkait adanya dugaan diskriminasi oleh pihak sekolah,melalui guru pembimbingnya.

Pasalnya,beberapa waktu lalu MI Futukhiyah mendapat undangan terkait kegiatan lomba Manasik Haji untuk tingkat kecamatan.Namun,dari dua kelas yang ikut serta (kelas V dan kelas VI) hanya Kaela Zefrina yang tidak diikut sertakan,itupun tanpa pemberitahuan sebelum dan sesudah kegiatan dari pihak guru pembimbingnya.

Saat dikonfirmasi,Aris Saeful Hakim.S.Pd selaku kepala sekolah belum bisa memberikan jawaban pasti,kenapa hanya Kaela saja yang di tinggal dalam kegiatan tersebut.”iya,coba nanti saya tanya dengan guru yang bersangkutan,kenapa satu kelas di ajak semua hanya Kaela yang tidak diajak”.Jawabnya diruang tamu sekolah.

Dugaan diskriminasi serta pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) telah terjadi untuk kali pertama di MI Futukhiyah Pamulian.Disamping itu,pihak sekolah dengan membiarkan kejadian ini patut di duga telah melanggar undang-undang No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.Di sisi lain,Heri Santoso aktivis LSM-PMPRI (Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia) mengungkapkan kekecewaannya terhadap perlakuan oknum guru kepada wartawan.”Sangat di sayangkan sekali,kenapa ada guru yang tega melakukan tindakan seperti itu kepada anak didiknya”.Ungkapnya,dengan nada kecewa.

Dengan kejadian ini,sudah sepatutnya pihak sekolah serta dinas terkait melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap oknum guru yang di duga tidak profesional dan tebang pilih serta di duga sengaja melakukan diskriminasi serta melakukan pembunuhan karakter kepada anak didiknya. (SatriyoAdie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here