Warga Kertajaya Desak Pemerintah Agar Kadesya Di Non Aktifkan

0
98

KARAWANG,Zonadinamika.com: Ramainya isu di tengah tengah masyarakat Kertajaya dan tersebar tandatangan masyarakat yang ingin menonaktifkan Kepala Desa (Kades), dengan dasar surat panggilan dari Polres Karawang tersebut dan tandatangan dari warga  diduga bocor. Dengan adanya hal tersebut kepala Desa mengundang masyarakat Kertajaya,Jum’at (25/8/2017) pada pukul 13.00 wib yang di hadiri Plt Camat Jayakerta kabuapten Karawang  dan yang di hadiri beberapa tokoh masyarakat Desa Kertajaya.

Didalam rapat yang tujuan untuk klarifiksi yang beredar tandatangan warga yang tujuannya tidak di tunjukan,sempat memanas dan sempat adu argument antara warga dan kepala desa Kertajaya Karta atau yang biasa dipanggil Cuplak.Karena kepala desa sempat mengusir warga yang tidak di undang. Setelah itu Camat memanggil satu-persatu yang ikut tandatangan dalam kesimpulan tersebut ada yang mengetahui tujuannya ada yang tidak mengetahui.

Merasa ada yang mendalangi tentang tandatangan tersebut, “ini pasti ada yang mendalangi tentang tandatangan,bahkan lampiran tujuannya tidak ditunjukan ke warga yang tandatangan selain itu hanya kertas kosong saja di berikan kepada warga kami,bahkan saya punya surat pernyataan dari warga yang tidak tahu tujuannya”. Kata Karta kepada zonadinamika.com di ruangan kerjanya,Jum,at (25/8/2017) siang.

Disinggung soal permasalahan yang sempat ramai bahwa Kepala Desa Kertajaya di duga meneyelewengkan anggran Dana Desa (DD)  dari pemerintah pusat. Karta menyangkal dan menganggap permaslahan itu sudah beres dan di alaihkan bahwa permaslahan tersebut politik. ” Biasa kang,mau pemilihan sebentar lagi saya sudah habis masa jabatanya dan permasalahan tersebut sudah beres kok”. Dalih Kades

“Saya atas nama masyarakat Desa Kertajaya Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang dengan adanya rapat ini puas tidak puas, intinya jangan sampai masyarakat diadu dombakan antara dua kubu,karena rapat ini yang di undang bukan masyarakat semuanya yang tandatangan ingin menonaktifkan Kades, seharusnya Kades panggil semua yang tandatangan,ini hanya sebagian yang lebih mirisnya lagi saya diusir dengan alasan saya tidak di undang.”Sudah jelas di situ saya tandatangan ingin menonaktifkan Kades”. Ujar Ino salah satu perwakilan warga Desa Kertajaya kepada zonadinamika.com dengan tegasnya

Lanjut masih kata Ino. “Ingat kami bukan mau memberhentikan kades tapi NON AKTIFKAN,berdasarkan surat panggilan dari Polres No:SP-PGL/721/VII/2017/Res-Krw. Yang di duga Kades Kertajaya sudah menjadi tersangka  yaitu saudara Karta alias Cuplak”, kami harap kepada Camat segera merekomendasikan ke Bupati untuk menonaktifkan Kades kami yang diduga sudah menjadi tersangka,agar roda pemerintahan berjalan dengan baik”. Pungkasnya

Disilain Plt Camat Jayakerta Rohmana mengatakan.” Kami berharap sabar,itu baru surat panggilan belum jadi tersangka,itu semua kita serahkan kepada penegak hukum, tunggu saja. Kami dari Kecamatan sudah bermain surat  dengan TIPDKOR (Tidak Pidana Korupsi) Polres Karawang untuk menunggu hasilnya,sampai saat ini belum turun balasannya. Katanya

“Kalau sudah ada surat balasan dari Polres Karawang mau tidak mau akan kami buat usulan untuk  peningkatan status,sampai saat ini belum kunjung surat balasannya. Kami berharap agar masyarakat Kertajaya agar memahaminya,sampai saat ini kita dari Kecamatan terus terang belum bisa mengusulkan.”Ya tadi alasannya belum ada surat dari Polres,yang tadi di katakana oleh warga itu hanya surat panggilan”. Ujar Plt Camat Jayakerta Rohmana usai Rapat,Jum,at (25/8/2017) siang.

Disinggung soal Kerugian yang di duga di Korupsi oleh Kades Kertajaya, Rohmana mengatakakan.”Kalau bicara soal kerugian yang di temukan oleh inspektorat ketemu angka sekitar Rp.80.000.000,- (Delapan puluh juta rupiah),yang menjadi pembanding pihak Desa sudah melakukan penambahan perbaikan”. Pungkasnya. (Wasim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here