Aroma Korupsi DPRD Pasaman Mulai Tercium

0
36
gedung DPRD Kabupaten Pasaman

JAKARTA-Zonadinamika.com. Terkait perjalanan dinas DPRD kabupaten Pasaman  pada april 2017, patut di duga fiktip  soalnya  perjalanan tersebut  di anggarkan ,di badan angggaran dan disahkan ,stiap anggota dewan di duga menerima uang perjalanan sebesar  Rp 50 juta ,tapi nyatanya perjalanan dinas tersebut tidak ada alias nonsen ,begitulah di jelaskan  Irwan Tanjung ,Pemerhati Sosial Budaya ,masyarakat pasaman  ,di Jakarta belum lama ini.

” Lebih jelas lagi Irwan Tanjung ungkapkan ,kurang lebih  30 Orang  anggota DPRD Kabupaten pasaman  diduga  menerima uang perjalanan dinas fiktip, sebanyak RP,50 jurta / anggota dewan ,dengan modus memanipulasi perjalan dinas ,dengan sengaja sepakat dan menyetujui. ,yang demikian ini jelas bentuk korupsi ,dengan manggunakan jabatan serta wewenang untuk memperkaya diri .

“ Jika praktek  korupsi yang demikian ini benar adanya inilah korupsi berjamaah , dengan merampas uang Negara , sama halnya dengan menghiyanati rakyat , tutur Tanjung dengan  tegas  saat Zonadinamika.com ,mewawancarainya di kediamanya  Jalan Raya Bekasi Pulo gadung  Jakarta Timur  baru -baru ini.

Lanjut Irwan Tanjung “Kunjungan ke masing dapil adalah agenda program kerja bagi anggota dewan  gunaya untuk menampung aspirasi, keluhan ,serta kebutuhan rakyat , di respon dan di bwa ke DPR untunk di bahas di setiap komisi ,baik teknis maupun anggarannya ,yang jelas ini semua ini untuk kepentingan  dan kesejahteran rakyat.

“Soalnya  dipilih nya anggota adalah  penyambung lidah rakyat  untuk di tindak lanjuti baik di DPRD kabupaten juga DPRD Provinsi begitu juga di tingkat pusat .

Tapi di DPRD kabupaten Pasaman lain halnya  anggaran dinas nya di terima, kunjungan kerja dapil tidak di lakukan , sebaliknya fiktip , ini jelas  menyalahi  fungsi dan tugas sebagai wakil rakyat ,yang notabenenya ,lembaga Eksekutif, Judikatif, serta Legeslatif

Tambah Irwan Tanjung , “Sangat menyayangkan  pada para penegak  hukum  , juga  LSM ,Ormas  serta para  media  di kabupaten pasaman  khususnya , Soalnya kesan yang muncul , tutup mata dan mulut ,  juga adanya pembiaran , padahal ini bentuk kejahatan  yang  ahirnya menyensarakan rakyat pasaman kedepan nanti.

“ Seharusnya kata ,Irwan Tanjung  dalam hal ini penegak hukum harus  proaktif  melakukan tindakan hukum, ,tapi malah sebaliknya  ada kesan pembiaran , Bukankah di negara kita ini ,Negara hukum , siapapun orangnya  sama di mata hukum , lebih tegasnya tidak ada yang kebal hukum  Ujarnya dengan tegas .

“Terahir  tanjung sampaikan  sekaligus berharap kepada penegak hukum  juga para LSM dan ormas  sebagai Kontrol sosial  , agar segera melakukan tindakan ,demi tegaknya hukum  di ranah  kabupaten pasamn ini . Tegakkan hukum di bumi Kabupaten pasaman ini  untuk masa depan pasaman yang bersih maju dan bermartabat.

Pesan Hati “Dari Anak Rantau Pasaman “

“ Wahai Wakil Rakyat ,Kaulah penyambung Lidah Rakyat ,kaulah pengemban amanat  Rakyat ,penampung aspirasi Rakyat ,Jadikanlah hukum sebagi panglima ,Tegakkanlah demokrasi ,Dari Rakyat Untuk Rakyat ke Rakyat ,” Janganlah Hiyanati Rakyat.

(Ayubdin .Nasution)