Seleksi Perangkat Desa Berbasis Komputer Di UNESA Di Tuding Curang

0
91
ilustrasi

SIDOARJO-Zonadinamika.com. Meski uji seleksi peserta calon perangkat desa di wilayah Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo telah usai, dan pemenang telah dilantik, cibiran warga dan peserta lain adanya kejanggalan prihal soal dan nilai berbasis Komputer yang di selenggarakan di UNESA.

Peserta calon perangkat Desa  di Kecamatan Wonoayu  memprotes, lewat ketua kordinator  Liswanto SHi melayangkan surat pengaduan ke DPRD Sidoarjo untuk menjebatani hal ini, di terangkan ,” bahwa telah terjadi kejanggalan kejanggalan dalam ujian perangkat di UNESA,” ujar Liswanto.

“Diketahui Liswanto, Pemenang seleksi calon perangkat Desa Wonoayu Mochamad Tofik untuk menginput nama pada komputer saja tidak bisa, hingga di tegur oleh pengawas ujian perangkat dari pihak Panitia UNESA, inikan aneh mas, tidak menguasai program Komputer tetapi mendapat nilai tinggi.” terang Liswanto.

Masih Liswanto,” sebelumnya di Kecamatan Wonoayu pihak Unesa mengundang panitia dan menerangkan bahwa, beda kasi beda soal (tidak sama)nyatanya soal kami (peserta) sama, selain itu, pihak Unesa juga menerangkan bahwa setelah mengerjakan soal nilai langsung keluar, buktinya nilai tidak langsung keluar, hasil nilai masih menunggu 10-15 menit, inikan seleksi berbasis komputer,” terangnya.

Lebih lagi, Liswanto ,” saya memiliki bukti, bahwa ada peserta lain yang memandu peserta pemenang. Hal ini sudah kami protes ke pihak Kecamatan dan di temui Seketaris Camat, bahwa peserta yang protes silahkan menuntut untuk tes ulang yang di saksikan pihak panitia dan perangkat. Pada tanggal 19 juni yang lalu, namun hingga kini belum ada titik terang.” keluhnya.

Mereka para peserta calon perangkat akan melakukan upaya hukum untuk mencari kebenaran dan keadilan demi tegaknya supremasi Hukum,” lanjut Ketua Kordinator.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here