Bupati Kapuas : Ketua RT Harus Dekat Dengan Rakyat

0
62

KUALA KAPUAS –Zonadinamika.com.  Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT mengadiri dan menyaksikan secara langsung Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengurus Rukun Tetangga (RT) se Desa Pulau Mambulau Kecamatan Bataguh, Kamis (9/3) Pagi di Halaman Balai Desa Pulau Mambulau.

 
Pengambilan Sumpah/janji dilakukan oleh Camat Bataguh Budi Kurniawan dan disertai dengan Pencanangan Operasi Sistem Informasi dan Manajemen Administrasi Desa (SIMDesa)  Pulau Mambulau yang dicanangkan langsung oleh Bupati Kapuas.

 
Sesuai dengan Keputusan Kepala Desa Pulau Mambulau Kecamatan Bataguh Nomor: 64/SK/DS-PM/2017 tentang Pengangkatan Pengurus Rukun Tetangga 1  Sampai 9 Desa Pulau Mambulau Kecamatan Bataguh Periode Tahun 2017 – 2020, maka ditetapkannya 18 orang pengurus RT Desa Pulau Mambulau yang dipilih melalui pemilihan umum serentak yaitu terdiri dari 9 Ketua RT dan 9 Wakil Ketua RT.

 
Bupati Kapuas dalam sambutannya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua RT dan Wakil Ketua RT terpilih yang telah diambil sumpah dan janjinya.

 
Ia berharap dengan kepemimpinan dari Ketua RT yang baru maka pelayanan kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Pulau Mambulau semakin lancar dan semakin baik ke depannya. Untuk itu, ia meminta agar dapat melakukan kerja sama yang baik dengan Kepala Desa secara berjenjang dengan pihak kecamatan.

 
“Dan juga sudah tentu harus tetap dekat dengan rakyatnya, apa yang jadi kebutuhan rakyat bisa ditampung dan disampaikan kepada Kepala Desa dan Bapak Camat dan mungkin seterusnya bisa sampai kepada Bupati,” kata Ben Brahim.

 
Lebih jauh ia menyampaikan kehadirannya dalam acara tersebut karena ia selalu rindu dengan masyarakat Pulau Mambulau, tetapi ia mengaku banyak utang yang harus diselesaikan salah satunya jembatan penghubung yang sudah runtuh.

 
Ia mengungkapkan, tahun 2017 akan mulai dibangun karena sudah ada dana untuk membangun jembatan tersebut. “Selesainya tidak bisa dipastikan, tapi mudah-mudahan selesai tahun 2018. Kita akan bangun fondasi dulu karena secara teknis harus dari fondasi dulu baru bangunan atasnya,” terangnya.

 
Terkait infrastruktur jalan, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk mengaspal jalan di Desa Pulau Mambulau supaya lebih mulus dan nyaman bagi pengguna jalan. Kemudian, ia mengungkapkan akan membangun jalan dari sepanjang 1 Kilometer melewati jalan Desa Pulau Mambulau terus sampai ke Pulau Kupang dan ke Jangkit.

 
“Nanti kita aspal dan programnya selesai akhir tahun 2017. Mudah-mudahan utang ini akan lunas dan dibangun secepatnya begitu juga untuk desa lainnya. Tetapi dengan catatan apabila naik kendaraan bermotor harus tertib dan aman, jangan kebut-kebutan karena banyak anak-anak kecil yang lalu lalang,” tuturnya.

 
Lebih jauh, terkait insentif pengurus RT ia meminta dari BPMD Kabupaten Kapuas untuk bersama-sama membuat Peraturan Bupati bagi insentif untuk Wakil Ketua RT juga, diberikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

 

 
Kemudian, ia pun meminta kepada Ketua RT terpilih untuk merangkul Calon Ketua RT yang tidak terpilih agar bersama-sama bergabung membangun Desa Pulau Mambulau. “Bagi yang tidak terpilih untuk kesempatan ini bergabunglah dengan Ketua RT terpilih untuk bersama-sama melayani masyarakat,” himbaunya.

 
Ben pun mengaku bangga dengan masyarakat Pulau Mambulau yang selalu rukun, damai, tidak ada keributan dan selalu bersama-sama bergotong royong dalam segala hal. Oleh karena itu, ia menghimbau agar kerukunan, kedamaian, dan keamanan yang ada di desa untuk terus di jaga dan dipelihara.

 
Sebelumnya, Camat Bataguh dalam sambutannya mengatakan kegiatan pelantikan Ketua RT se Desa Pulau Mambulau diadakan dari hasil Pemilihan Ketua RT serentak yang dipilih langsung oleh masyarakat desa.  Budi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan suatu terobosan dan ia selaku Camat Bataguh mengapresiasi apa yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Pulau Mambulau.

 
Ia berharap di desa-desa lain apabila masa jabatan Ketua RT berakhir bisa dilaksanakan pemilihan serentak karena akan menjaring partisipasi masyarakat. “Ke depan tugas-tugas Ketua RT akan lebih banyak terkait pendataan pendudukan dan tugas yang ada kaitannya untuk pembinaan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Budi.

 
Terkait Pencanangan SIMDesa, ia menerangkan aplikasi tersebut merupakan sistem aplikasi yang didalamnya terdapat beberapa urusan desa seperti surat keterangan usaha, surat keterangan domisili, rekomendasi izin mendirikan bangunan dan surat nikah yang dimasukan dalam satu aplikasi.

 
Yang terpenting menurut dia, aplikasi ini dapat melaksanakan registrasi pernyataan tanah/surat tanah, karena ia mengaku selama ini masih banyak desa yang registrasinya secara manual dan terkadang menimbulkan konflik. “Dengan aplikasi ini maka semua data akan terkumpul dalam Data Base sehingga desa mudah merekap dan mendata ulang,” jelas Budi.

 
Ia pun mengharapkan dengan adanya SIM Desa tersebut pemerintah desa akan lebih professional dan bisa lebih bekerja untuk melayani masyarakat sesuai dengan fungsi pembangunan, pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat yang di dorong melalui aplikasi tersebut.

 
“Kami mengapresiasi kehadiran Bapak Bupati Kapuas yang telah hadir dalam kegiatan Pelantikan Ketua RT ini, karena jarang ada pemimpin seperti ini dan kami berharap dapat diteruskan ke depannya,” ucapnya. (Angga)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY