Warga Berang Pembangunan PT Kiat Ananda Cold Storage Di Tutup Paksa

0
1267

SIDOARJO,Zonadinamika.com. Berdirinya perusahaan PT Kiat Ananda Cold Storage, yang di kerjakan oleh PT Delta Baja Masa di Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo ini, Jum’at 6/5 terpaksa di tutup warga, pasalnya pembangunan tersebut di tuding telah merusak lingkungan, selain itu PT Kiat Ananda Cold Storage tidak mengantongi kelengkapan izin, penutupan ini di kawal Kompol Agung Setyono Kapolsek Krian dan anggota kepolisian lainnya, untuk antisipasi hal hal yang tidak di inginkan.

Keberangan warga ini di sampaikan oleh beberapa Ketua RT dan warga, Sutrisno selaku ketua RT 01, RW 01, Barengkrajan,” berdirinya bangunan tersebut, menghilangkan beberapa item, penyempitan volume saluran pengairan, sehingga menjadi pendukung banjir di desa Barengkrajan ini, belum lagi penebangan17 pohon jati yang di tebang ,” ungkapnya.

Di tambahkan Budiono ketua RT 07, RW 03,” sekarang ini lapangan desa Barengkrajan menampung genangan air akibat pembangunan itu.” protesnya.
Lebih ironis lagi di terangkan Suroso warga RT 05, RW 02, menjabarkan,” pembagunan pabrik ini bukan hanya mengurangi volume pembuangan air, tapi juga menggetarkan tanah, hingga tembok warga retak retak, karena hentakan beberapa tiang pancang itu, seperti keretakan tembok rumah rumah tetangganya,” terang Suroso.

Selang satu jam setelah penutupan proyek, Deddy dan Kris yang mengaku perwakilan pihak PT Kiat Ananda rupanya kebakaran jenggot dan berkordinasi dengan pemerintah desa, untuk rembuk warga di balai desa.

Dalam rembuk warga tersebut rupanya ada udang di balik batu, seperti yang di sampaikan Badrun Seketaris Desa Barengkrajan,” bahwa proyek tersebut telah mengurus izin yang saat ini masih dalam proses,” terang Badrun dengan nada membela PT Kiat Ananda.
Hj Sulasih kades Barengkrajan di dampingi Akp Agung Setyono Kapolsek Krian, mengutarakan, bahwa dirinya hanya mengeluarkan izin lokasi, dan telah memberikan teguran, lewat surat peringatan kepada PT Kiat Ananda, namun tetap tidak di hiraukan, jadi saya kembalikan lagi kepada warga,” terang Kades perempuan ini dalam acara rembuk warga tersebut.
Hal senada di utarakan Kompol Agung Setyono SS dalam rembuk warga menganjurkan,” berdirinya sebuah usaha tentunya harus ada izin izin sebagai langkah awal, dalam hal penutupan proyek ini, sebaiknya PT Kiat Ananda segera menyelesaikan legalitas izin izin dahulu sesuai dengan peraturan yang ada, dan pihak perusahaan berinteraksi komunikasi dengan warga sekitar.” terang Kapolsek Krian.
Dalam hal rusaknya lingkungan desa Barengkrajan, warga merasa menjadi korban akibat ulah oknum perangkat desa yang bersekutu ke perusahaan melegalkan segala cara dalam pelaksanaan pembangunan PT Kiat Ananda, untuk kepentingan pribadi. (dra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY