Poldasu Didesak Tutup Pengerukan Pasir di Hamparan Perak

0
361

Medan,Zonadinamika.com. Dewan Pengurus Cabang Pondok Keadilan Rakyat (DPC Poker) Kota Medan melakukan aksi demonstrasi di Mapolda Sumut, Rabu (21/10).

Dalam orasinya, mereka menuntut agar Polda Sumut segera menutup dan memeriksa pengerukan pasir di pinggir pantai Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, yang dilakukan PT Sang Hai dan PT Mabar Eliktrindo.

Pengerukan pasir itu disebut telah mempersempit lingkup wilayah tangkap terhadap para nelayan. Selain itu, mereka juga menuntut kedua perusahaan itu beserta jajaran aparatur negara yang memberikan izin pengerukan pasir itu.

Bukan hanya itu, penghancuran hutan mangrove seluas 120 ha dan penutupan 10 anak paluh (anak sungai) juga tidak sesuai dengan kesepakatan.

Pasalnya, sebelumnya 2 perusahaan tersebut di atas telah berjanji akan memberikan kompensasi sebesar Rp7,8 miliar kepada para nelayan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Deliserdang yang bekerja sama dengan Gapokkan Kecamatan Hamparan Perak. Namun hingga kini, penyaluran dana itu tidak tepat sasaran.

“Kami meminta agar Poldasu segera memeriksa perusahaan asing dan lokal yang melakukan pengerukan pasir di laut tempat kami mencari nafkah. Hingga kini, lokasi wilayah tangkap kami kian sempit, hal itu berdampak terhadap hasil tangkapan kami yang kian menurun,” sebut Koordinator Aksi, M Nasib.

“Kami juga meminta polisi memeriksa aparatur negara yang menyelewengkan dana konpensasi tersebut, termasuk ketua Gapokkan,” katanya lagi.

Selain menyuarakan aspirasinya, para massa aksi yang berjumlah puluhan itu juga membawa poter bertuliskan ‘Hentikan pengerukan pasir sungai yang dilakukan oleh PT Sang Hai dan PT Mabar Telektrindo di Paluh Kurau’.

Aksi itu akhirnya berakhir setelah Kompol A Tarigan menerima massa aspirasi massa aksi.

“Terimakasih untuk kawan-kawan yang datang dan menyuarakan aspirasinya. Kita akan berkoordinasi dengan Polsek Hamparan Perak untuk memeriksa ini,” sebut Kaur Pensad, Kompol A Tarigan. Setelah mendengar pernyataan dari perwakilan Poldasu, selanjutnya massa membubarkan diri dengan tertib.(wol/zd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here