Jelang Pilkada Labuhanbatu. Kelompok Tani Penerima Bantuan Pajale Di duga Kolega Paslon Inkambent.

Labuhanbatu.Zonadinamika.com. Program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat, misalnya, bantuan pertanian, kerap ditunggangi kepentingan politik oknum pejabat yang ingin mengamankan kedudukannya.

Parahnya, program itu bukan dari hasil pemikirannya, Tapi, saat penyaluran program yang daanya menggunakan uang negara itu dikemas seolah-olah program milik pejabat terkait.

Seperti, penyaluran program Pertanian Padi, jagung dan Kedelai (Pajale) kepada kelompok Tani yang ada di labuhanbatu berupa uang yang dipergunakan petani untuk membeli kebutuhan pertanian saat musim tanam. Kelompok Tani pènerima bantuan terkesan diarahkan mendukung Petahana pada Pemilihan Kepala Daerah serentak bulan Desember nanti.

Informasi diperoleh selasa (29/9), beberapa orang oknum ketua kelpompok tani penerima bantuan program pusat itu di kecamatan Panaihulu menjadi tim sukses salah satu Paslon Pilkada diketahui merupakan inkambent.

Saat wartawan mendatangi kediaman salah satu ketua kelompok tani yang ada didesa Tanjung Sarang Elang diketahui penerima bantuan Pajale, ketua kelompok tani tersebut tidak ada ditempat.

Namun terlihat kediaman ketua kelompok tani itu dijadikan Pos pemenangan Paslon inkambent H. Tigor-Erick.

“Benar, Gimen itu ketua kelompok tani penerima bantuan pertanian, dan dia sendiri tim pemenangan mantan Bupati H. Tigor. Wajarlah pak dia mendukung H. Tigor, kan dia dapat bantuan.” Sebut salah seorang warga yang tunggal disekitar kediaman ketua kelompok tanj itu.

Harahap Aktivis GEREM-DESA ketika diminta tanggapannya berkaitan dengan kelompok tani penerima bantuan pemerintah menjadi Tim pemenangan inkambent menilai bahwa penyaluran bantuan kepada kelompok tani diduga terjadi nepotisme demi kepentingan Pilkada.

Menurutnya, cara-cara seperti itu selain bisa merusak demokrasi Labuhanbatu juga akan menimbulkan8 kesenjangan sosial antara kelompok tani.
“Ada ratusan kelompok tani di Panai Hulu yang tersebar di 7 desa, hanya 3 desa dari 22 kelompok tani saja yang merima bantuan program Pajale, ditambah lagi diketahui para ketua kelompok tani menjadi tim pemenangan, inikan bisa memimbulkan opini bahwa penerima bantuan diarahkan kepada kelompok inkambent.”ucapnya.

Diketahui sebelumnya, acara penyerahan bantuan pertanian kepada kelompok tani dipusatkan dikecamatan Panai Hulu yang dihadiri H. Tigor Panusunan Siregar yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu, juga jajaran Muspida yang ada di kabupaten itu.
(AFH)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan