Ganti Rugi Tidak Tepat sasaran masyarakat Ribut

0
476

PALI,Zonadinamika.com. Sepertinya Sengketa lahan antara Jhonedi dan pertamina kso yang teletak di wilayah desa Sungai baung waktu lalu sampai kini belum ada penyelesaiaya,kedati Kso PT Benakat Barat Petroleum (BBP) sudah banyak mengeluarkan biaya namun tetap saja tidak bisa mengelola lahan tersebut secara utuh,

Juga Dalam pembayaran banyak ditemukan kejanggalan karna pihak BPP salah dalam memberikan ganti rugi kopensasi terhadap lahan dalam arti tidak tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Pendi ketua PAC lembaga liper-RI PALI bertindak selaku kuasa Jhonedi kamis (17/9/2015) saat pertemuan dikantor Cabjari dipendopo, juga ia menduga telah terjadi konspirasi antara pihak pihak yang terlibat.

Pertemuan menelan waktu lebih kurang 3 jam tersebut, tampak Hadir antaranya Anggit Widiyanto selaku mewakili perusahaan PT.BPP. Jhonedi, Pendi,serta beberapa orang lainya

Juga Pendi mengatakan pada bulan MEI 2013 Jhonedi di hubungi PT BPP terkait kebun miliknya terkena pengeboran sumur milik PT BBP dan negosiasi soal ganti rugi pihak PT BBP telah memberikan uang muka sebanyak 20 juta Namun dalam pelunasannya PT BBP membayar kepada orang lain yang mengaku pemilik lahan.

“Dengan adanya hal tersebut terpaksa kami pertanyakan karena menurut kami saudara Jhonedi dan pihak BBP adalah korban dan sama sama dirugikan oleh oknum yang mengaku sebagai pemilik lahan,”tandasnya

Sementara itu Anggit Widiyanto selaku mewakili pihak perusahaan PT.BPP kepada koran ini terkait hal tersebut membenarkan adanya pembayaran,lahan tersebut namun,untuk nominalnya ia kurang paham.

“memang benar pihak kami sudah membayar ganti rugi lahan tersebut namun kepada siapa yang semustinya berhak menerimanya dan nominalnya saya tidak tau untuk persoalan ini akan kami disampaikan dulu keatasan kami karena ini bukan persoalan biasa, “paparnya

Terpisah Kacabjari pendopo Arief syafriyanto sh.mh. mengatakan ini adalah Pertemuan mediasi kedua bela pihak guna meluruskan persoalan yang mana ada Sengketa lahan antara Jhonedi dan pertamina kso yang teletak di wilayah desa Sungai baung waktu lalu sampai kini belum ada penyelesaiaya.

“Hari ini pertemuan kedua bela pihak guna meluruskan persoalan yang mana ada Sengketa lahan antara Jhonedi dan pertamina kso dan kita selaku penegak hukum mempasilitasi guna mediasi kalau bisa disesaikan secara baik baik, namun sejauh ini belum ada kesimpulan, rencananya pertemuan dilanjukan minggu depan”ungkapnya.(PlN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here