Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Penculikan Warga Polonia

0
685

MEDAN,Zonadinamika.Online
Polsek Medan Baru tetapkan tersangka kepada tiga orang preman bayaran dan seorang oknum TNI AD,Praka S Silaen yang bertugas di Bekangdam I/BB dalam kasus penculikan dan dugaan penyekapan terhadap korbannya Abdul Salman (54) warga Jalan Teratai No 7, Lingkungan V, Kelurahan Sari Rejo, Kecamata Medan Polonia.

Sedangkan, tersangka oknum TNI-AD diserahkan polisi ke Denpom 1/5 Medan. Dan, korban Salman juga akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan.

Tetiga tersangka penculikan yang diamankan berikut barang buktinya tersebut yakni, Ican (31), Andik Nazara (34), Indra Muliato (44) warga Jalan Denai gang Manunggal, Kecamatan Medan Denai.

“korban kita tetapkan sebagai tersangka, karena terlibat kasus penipuan dan penggelapan pada Tahun 2010 dengan pelapor Dr Tan Gino. Tersangka Abdul Salman melakukan penggelapan sebesar Rp37 juta. Untuk tersangka oknum TNI AD yang bertugas di Bekangdam 1/BB bernama Praka S Silaen sudah kita serahkan ke Denpom I/5,” ujar Kapolsek Medan Baru,Kompol Ronny Nicholas Sidabutar didampingi Kanitreskrim Iptu Oscar S Setjo, Sabtu (04/04/2015) di Polsek Medan Baru.

Lanjutnya, bahwa pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap Dr Tan Gino yang disebut-sebut orang yang menyuruh keempat tersangka untuk menculik Abdul Salman.

“Masih kita lakukan pengembangan. Sejauh ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka penculikan dan korban yang kita tetapkan sebagai tersangka. Untuk keterlibatan Dr Tan Gino masih kita dalami,” sebutnya.

Berita sebelumnya, kejadian tersebut bermula saat korban,Salman (54)warga Jalan Teratai No 7, Lingkungan V, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia. Sebelumnya Salman merupakan supir pribadi Dr Tan Gino tersebut memiliki hutang Rp 37 juta kepada Dr Tan Gino. Karena selama empat tahun tidak juga dibayar, lantas Gino menyuruh empat orang bayaran yakni, untuk menagih kepada Salman.

Tepatnya, Kamis (02/04/2015) sekira pukul 00.30 dinihari,keempatnya mendatangi rumah korban dengan membawa senjata replika jenis Air Softgun dan sajam langsung membawa korban secara paksa dengan sembari mengatakan,“Saya Tempel Nanti Kaki Kami,” kata salah seorang dari keempat orang bayaran tersebut.

Karena ketakutan lantas korban pun menuruti perintah keempatnya masuk kedalam mobil Taff BK 5114 EN (Plat Asli). Namun, yang terpasang dimobil tersebut plat BK 1094 BJ.

Selanjutnya, korban dibawa kerumah Dr Gino Tan dipertemukan dengan Dr Gino Tan. Beberapa saat menerima intimidasi dan gertakan dirumah Gino, kemudian korban dibawa kekawasan Jalan Denai, Simpang Mandala. Disitu korban diinterogasi dan ditanyai para pelaku disalah satu pos.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban diserahkan para pelaku ke Mapolsek Medan Baru. Namun, dikantor polisi para pelaku jadi terperiksa karena sempat melakukan dugaan penculikan dan penyekapan terhadap korban Salman.

Karena melakukan penculikan dan dugaan penyekapan akhirnya keempat pelaku malah menjadi tersangka.

Dari kasus ini, petugas berhasil menyita barang bukkti satu unit mobil jenis Taft yang digunakan untuk menculik korban dan satu pucuk senjata replika Air Softgun.(Rp82)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here