Hari Ini, Berkas 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Peralatan Farmasi di Fak. Farmasi USU Dilimpahkan ke Pengadilan

MEDAN,Zonadinamika.Online
Besok, Senin (6/4/2015), rencananya surat dakwaan kelima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat di Universitas Sumatera Utara (USU) akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan untuk segera diadili.

Berkas yang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan merupakan milik mantan Dekan Farmasi Usu prof Dr Sumadio Hadisahputra, Suranto selaku Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP), Hasrul selaku Ketua panitia pengadaan barang. Kemudian pihak rekanan dari PT Sean Hulbert Jaya, Siti Ombun Purba, Direktur PT Marell Mandiri, Elisnawaty.

Seluruh tersangka diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan Farmasi di Fakultas Farmasi USU dan peralatan Etnomusikologi USU pada tahun 2010 silam.

“Kelima (tersangka) ini, besok akan dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Medan, Haris Hasbullah, Minggu (5/4/2015).

Haris menyebutkan, pihaknya telah meneliti dan menyelesaikan dakwaan sehingga telah siap dilimpahkan untuk diadili.

“Kita sudah terliti ulang. Kemarin kan kak Netty (Jaksa Penuntut Umum) ke Jakarta untuk siapkan berkas dakwaannya,” tandas Haris.

Sebelumnya, seluruh pengerjaan pengadaan barang di dua fakultas itu dikendalikan oleh anak perusahaan Permai Grup milik Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat.

Untuk Fakultas Farmasi USU mendapat anggaran pengadaan peralatan farmasi dan Etnomusikologi USU sebesar Rp 30 miliar. Sementara untuk anggaran proyek lanjutan sebesar Rp 15 miliar bersumber APBN TA 2010.

Berdasarkan laporan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tanggal 13 Oktober 2014 terdapat kerugian negara sebesar Rp 10.462.944.777 pada pengadaan peralatan di Fakultas Farmasi USU, dan kerugian negara sebesar Rp 3.226.814.413 pada pengadaan peralatan di Etnomusikologi Fakultas Sastra USU. Jadi total kerugian negara yakni Rp 13.689.759.190 miliar.

Seluruh tersangka dijerat pasal 2 ayat (1), subsidiair pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 56 ayat (1) KUHP.(Rp82)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan