Terkait Rehap, Kepsek SD 01 Bojong Salaman Bersembunyi di Balik Adiknya Yang Mengaku Wartawan.

0
214
kunsen sudah mulai keropos

Semarang-Zonadinamika.com. “Mas klo ada apa-apa tolong hubungan adikku…Jendro no HP 0817243740..ditunggu adikku penting nwn” pesan singkat Sutarmi kepala sekolah SD 01 Bojong Salaman Semarang Kepada Redaksi Zonadinamika.com terkait pemberitaan media yang menyoroti pembangunan gedung sekolah tersebut.

Dalam pesan singkat lewat WA Sutarmi ,mengirimkan foro dan no telepon adiknya bernama Jendro, diujung telepon Jendro mengatakan, bahwa apa yang diberitakan wartawan tersebut semua salah, bukan tahun anggaran 2016 melainkan tahun anggran 2015.

“Itu berita wartawan bapak salah semua, itu bukan anggaran tahun 2016, namun tahun anggaran 2015, sangat di sayangkan,wartawan itu tidak melakukan investigasi, namun perlu di ketahui,Kakak saya nombok dalam pembangunan tersebut,Terang Jendro 18/10.

Jadi tolong jangan jeruk makan jeruk,kebetulan saya juga wartawan, keluarga saya banyak juga yang bertugas di kepolisian, sambil menyebut berbagai satu persatu wilayah.

Setelah berita itu kami ketahui, semua kelurga saya kumpulkan untuk membicarakan termasuk kakak saya selaku kelapa sekolah. Terangnya.

Yang menjadi pertanyakan, apa keterkaitan Adik Kepala Sekolah tersebut pada pembagunan, kenapa Sutarmi selaku kepala sekolah tidak berani memberikan klarifikasi terkait dalam pemberitaan?.semakin besar dugaan ada yang tidak beres dalam proyek rehap sekolah tersebut.

Informasi tersebaru,SD Bojong Salaman inipun mendapatkan anggaran tahun 2016 dalam pembuatan sejumlah WC,kini kondisi WC tersebut sudah mulai rontok.

Seperti diberitakan, Proyek rehap Sekolah Dasar Bojong Salaman 01 Kec Semarang Barat kota Semarang yang diperkirakan menelan biaya dua ratusan juta lebih untuk proyek rehab berat pada tahun 2015 ditenggarai tidak sesuai dengan RAB, dan sinyalir menjadi ajang korupsi.

Proyek ini konon kabarnya di kerjakan oleh komite sekolah, namun banyak pihak menduga, dugaan praktek korupsi berjamaah dengan kepala sekolah sangat rawan terjadi,sehingga apapun kondisi hasil dari pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor yang nota bene ketua komite di sekolah tersebut di diamkan oleh kepala sekolah.

Akibatnya, kualitas bangunanpun sangat di ragukan, dan jenis material banyak yang di rekayasa,baik dari kusen maupun atap genteng.

SD yang berlantai dua dan menggunakan kuda-kuda baja ringan ini, menjadi berbincangan masyarakat setempat  yang mengamati pengerjaan sejak awal.

Seraya berharap para pengiat korupsi turun tangan untuk menyelidiki proyek sekolah demi penyelamatan uang negara, serta membuat efek jerah pada oknum perampok uang negara tersebut.

Seperti di perhatikan, sejumlah titik bangunan, baru beberapa bulan selesai di kerjakan, sudah mulai terlihat koropos, sepertin halnya kusen yang awalnya tidak di ganti dan genteng memakai bekas.

Untuk upaya mengelabui banyak pihak,kontraktor berusaha menyembunyikan niat jahatnya dengan melakukan mengecatan terhadap genteng yang dipasang, dengan maksud agar tidak terlihat genteng bekas.

Sejumlah warga yang berhasil di wawancai oleh media ini mengatakan dan memperkirakan,kondisi bangunan, seperti kusen dan genteng tidak akan bisa bertahan lama, sebab kontraktor banyak memakai kusen lama,seraya menyayankan Sutari selaku kepala sekolah membiarkan tindakan kontraktor nakal tersebut,seraya menduga, dengan diamnya kepala sekolah,semakin kuat dugaan, bahwa oknum pendidik ini diduga keras kerjasama untuk merampok uang rakyat dalam pembangunan gedung anak generasi bangsa. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here