PA Bekasi Utara Paksa Pasutri Cerai Dengan Rekayasa Akte.

0
65

BEKASI-Zonadinamika.com. Ada oknum hakim dan panitera di pengadilan negeri agama Bekasi Utara diduga keras melakukan pemaksaan pada suami istri untuk bercerai,dan diduga hal itu dilakukan karena oknum Hakim dan panitera diduga menerima suap dari Laki-laki yang memohon bantuan untuk dibuatkan surat cerai terhadap istrinya.

Eveline istri sah Andi penggugat cerai merasa tidak perna mendengar bahwa suaminya akan menceraikan dirinya,baik surat talak pun tidak perna dia terima, dan tiba-tiba muncul surat cerai  dari pengadilan agama bekasi utara pada 17 Februari 2017.

Yang mencurigakan baginya adalah,selain tidak ada surat talak dan kata-kata akan di ceraikan, alamat yang terterah dalam surat cerai tersebut, adalah alamat palsu karena tidak sesuai dengan identitas seperti KTP dan KK yang mereka miliki.

Dokumen negara ini terindikasi kuat hasil rekayasa Andi selaku penggungat bersama oknum hakim dan panitera di pengadilan Agama bekasi utara demi setumpukan uang haram.

Eveline mencoba menelusuri asal-usul akte cerai tersebut dan menemui petugas di pengadilan agama bekasi utara 25/8 untuk menanyakan surat panggilan sidang yang ditujukan pada dirinya,  namun petugas menunjukkan mimik wajah-wajah kebingungan.

Eveline terlihat kebingungan menjawab atas pertanyaan Eveline terkait akte surat cerai no seri :1 no 61445 dan no akte cerai :0439/AC/2017/PA.Bks.

Eveline berencana akan melaporkan dugaan pemalsuan ini pada penegak hukum, demi tertipnya administrasi negara,masa pengadilan agama Bekasi Utara mau memproses perceraian tanpa dokumen dari kedua belak pihak seperti KTP dan KK.bersambung. (ER)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY