Pembelian Lahan Puskesmas Pakisjaya Jadi Sorotan, Diduga Ajang Bancakan

0
92
ilustrasi pemeblian lahan sawah yang diduga jadi bancakan

Karawang,Zonadinamika.com: Sebelumnya Zonadinamika.com sudah beberapa kali menayangkan berita soal Pembelian lahan yang pertuntukkannya untuk Pembangunan Gedung Puskesmas Pakisjaya Kabupaten Karawang,dari persoalan dugaan di sewakan oleh kepala desa sebesar empat juta untuk satu musim kepada warganya sampai di soal pembeliannya yang diduga ada Mark Up dalam pengadaan lahan tersebut.Dengan adanya hal tersebut menjadi sorotan  dan Dugaan munculnya tekanan oleh pihak-pihak terkait yang diduga turut andil dalam proses pengadaan tersebut sudah mulai menjalankan aksinya.

Dari hasil informasi yang di himpun dari pihak terkait bahwa Pembelian lahan di Desa Tanah Baru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang  seluas 9000 m2 dengan harga permeter Rp.225.000, jumlah yang di bayarkan Rp.2.025.000.000 oleh Dinas Kesehatan pada bulan Desember tahun 2016. Dengan anggaran APBD II Karawang di duga menjadi ajang bancakan instansi terkait sejumlah Rp.1.025.000.000, karena uang yang diterima oleh pemilik lahan (penjual) permeternya hanya Rp.100.000..total yang diterima penjual sebesar Rp.900.000.000,

Menurut Bunyamin sebagai penjual lahan menyatakan. ”Lahan saya semuanya 12000 m2 yang dibeli hanya 9000 m2 harganya kena Seratus Ribu Rupiah (Rp.100.000) permeter jadi uang semuanya Rp.900.000.000 (Sembilan Ratus Juta Rupiah) bersih yang disaksikanl oleh pihak puskesmas  dan Kepala desa yang lainnya saya tidak kenal, lahannya bakal (untuk) Puskesmas dibayarnya belum lama sekitar bulan rewah (Mei 2017).”

Namun, menurut Mantri Yanto sebagai pegawai Puskesmas Pakisjaya,”Kalau tentang administrasi biasanya saya, tentang pembelian lahan di Desa Tanah Baru saya dan Kepala UPTD Puskesmas tidak mengetahui sama sekali, karena berhubungan langsung penjual dengan Kepala Dinas Kesehatan, kami tidak mengetahui sama sekali”. Imbuhnya bulan lalu di rumahnya tepatnya,Senin (03/07/2017) sore

Ironisnya, Sang Kepala Desa Tanah Baru yang diduga seakan menututpi dan mendapatkan tekanan dari pihak –pihak tertentu,pasalnya saat di konfirmasi berbeda dengan hasil ketarangan sumber-sumber yang di himpun oleh zonadinamika.com. ”Soal pembelian tanah untuk puskesmas betul di Desa Kami (Tanah Baru-Red) yang luasnya sekitar 9000M2,kalau soal harga saya tidak tahu,itu antara Pemebeli dan penjual, pembayaran waktu itu akhir tahun 2016 sekitar bulan Desember”.Kata Syarip Aripin Kepala Desa Tanah Baru,Rabu (12/7/2017) di ruangan kerjanya Kepada Zonadinamika.com

Lanjut Masih Kata Kades.”Tanah tersebut milik H.Bunyamin yang total luasnya sekita 12.000M2 tetapi yang di beli oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) 9000M2,kalau soal harga berapa-berapanya saya tidak tahu”Pungkasnya dengan nada santai

Disisi Lain menurut  Syueb Hidayat Sulaeman (mantan Camat Pakisjaya) ketika di konfirmasi di Pemda Karawang  ,”Kalau menanyakan tentang harga harusnya kepada Kepala Desa bukan ke saya, Kepala Desa Tanah Baru bohong kalau bilang tidak tahu harga permeternya, kalau gak salah harganya sekitar dua ratus ribu permeternya”.pungkas Syueb dengan singkat,Senin (17/07/2017).

Ditempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan Karawang menjelaskan (19/07/17) ,”Pembayaran lahan di Desa Tanah Baru untuk Puskesmas Pakisjaya , ditransper langsung ke rekening penjual pada bulan Desember 2016 yang menjadi masalah dimana?, kan pembayarannya sudah selesai lahan yang dibeli sebesar Rp.225.000 permeter berdasarkan hasil survey aperecial”. Ujarnya pada minggu lalu,Kamis (19/07/17)

Berdasarkan hasil konfirmasi beberapa sumber di atas bahwa pembelian lahan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan untuk lahan Puskesmas Pakisjaya sebesar Rp.2.025.000.000.pada bulan Desember 2016, tetapi kenyataannya yang diterima oleh pemilik lahan (penjual) hanya Rp.900.000.000, jadi ada selisih Rp.1.025.000.000.  (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here