Klinik Amanda “Mitra Bunda” Di Laporkan Ke Polisi

0
180

KARAWANG-Zonadinamika.com.Kusniawati warga Dusun Krajan Desa Panyingkiran Karawang akhirnya melaporkan oknum petugas kesehatan di Klinik Amanda “Mitra Bunda” ke polisi pada tanggal 29 Maret 2017 dengan no STTL/512/III/2017/Jabar/Res.Krw,yang diterima oleh Kanit SPKT II Ajun Komisaris Polisi Satu, Budi Susanto.

Tindakan Kusniawati melaporkan Klinik Amanda dan bidan Jeneng DanengsehAmd.Keb berawal dugaan tindakan Malpraktek yang di alami oleh Kusniawati saat bersalin di Bidan Neneng dan selanjutnya di rujuk ke Klinik Amanda pada tanggal 20 Juni 2016 lalu.

kata korban, Jeneng melakukan persalinan pada dirinya ada kealpaan yang menyebabkan orang lain mendapatkan luka-luka berat.

Bidan melakukan bersalinan tidak sesuai prosedur,terlapor mendorong perut korban dari atas sehingga korban mengalami luka berat setelah melahirkan.

Diduga terlapor kewalahan melakukan persalinan,terlapor akhirnya merujuk korban ke klinik Amanda “Mitra Bunda”, sangat di sayangkan, ketika korban sampai di klinik Amanda,pihak klinik tidak melakukan perawatan sesuai dengan prosedur dan telah membebankan pembayaran tindakan medis terhadap korban.

Selain itu,pihak klinik diduga memberikan obat-obat yang tidak selayaknya untuk di komsumsi oleh ibu bersalin.

Peristiwa ini sempat di laporkan secara lisan pada pihak Dinas Kesehatan,namun sayang,oleh pihak Dinas Kesehatan Karawang tidak menanggapi secara serius,bahkan pihak Klinik Amanda sempat mengajukan agar masalah ini di selesaikan secara kekeluargaan, namun ,tawaran tersebut tidak terwujut.

Korban bersama keluarga akhirnya membuat pengaduan pada ketua umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Solidaritas Masyarakat Bersatu (LSM GSMB)untuk mendampingi keluarga korban melaporkan peristiswa tersebut pada penegak hukum.

Ir. Marjuni selaku Ketua Umum LSM GSMB membenarkan,bahwa dirinya didatangi oleh Kusniawati bersama keluarga untuk didampingi membuat laporan polisi terhadap kasus yang menimpa dirinya, dan sebelum membuat laporan,Arjun biasa di sapa ini,sudah melakukan koordinasi dengan Wakapolres dan kasat Reskrim,dan pihak kepolisian sangat mendukung agar korban membuat laporan polisi untuk di tindaklajuti,terang Arjun.

Dan itulah sebabnya kita dampingi korban untuk membuat laporan polisi,agar korban ini tidak di pandang sebelah mata oleh mereka-mereka yang berkuasa, sebab semua warga sama di mata hukum, korban pun sudah kami bawah ke RSUD untuk di lakukan visum tegas Arjun pada Zonadinamika.com. bersambung.(tim)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY