Dana Pembuatan Lapangan Volly di Tilep Ketua PGRI Batujaya?

BATUJAYA-Zonadinamika.com. oktober 2016 lalu Kantor Puskesmas Batujaya mendapatkan perombakan pembangunan gedung baru,sehingga kepala puskesmas atas rekomendasi dari kepala dinas kesehatan kabupaten karawang,mencari gedung alternatif agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan.Gedung PGRI batujaya yang  layak digunakan untuk pelayanan kesehatan,dengan cara sewa dari kepala puskesmas kepada ketua PGRI Batujaya Eli Tarwinan S.Pd.

Menurut Mardiyono selaku sekretaris PGRI Kecamatan Batujaya mengatakan  ketua PGRI telah ditransfer  uang sebesar Rp.7 juta kerekening pribadinya dari pihak puskesmas untuk sewa kantor.Dan uang tersebut berdasarkan musyawarah pengurus PGRI akan digunakan untuk pembuatan lapang volly dibelakang kantor koperasi guru (KPRI) “ Yang saya tahu sampai saat ini baru belanja tanah merah saja,untuk pembuatan lapang vollynya juga,saya tidak tahu kapan waktunya.”Ucapnya saat ditemui di SDN Batujaya I Sabtu (25/3).

Sementara Eli saat dikonfirmasi terkait uang sewa gedung PGRI membantahnya, dia tidak pernah menyewakan gedung PGRI ke pihak puskesmas,tapi dia hanya menerima uang dari pihak puskesmas yang menempati kantor milik PGRI.Uang  sebesar Rp 7 juta yang dia terima  akan digunakan untuk pembangunan lapang volly.”Saya tidak menyewakan,tapi saya menerima uang itu untuk lapang volly guru.” Ujarnya sambil terbahak.

Terpisah,Kepala Puskesmas Batujaya H.Eko Susanto Skm MMkes,Mengatakan. Betul saya menyewa gedung kantor PGRI, waktu Puskesmas Batujaya dibangun selama kurang lebih enam bulan, soal nilai uangnya dan bikti kwetansi itu semua urusan Dinkes.Ujar Eko pada Zonadinamika.com ruangan kerjanya

Ironisnya lapang volly yang akan dibangun dari uang sewa tersebut ,sampai saat ini tidak nampak fisiknya.Yang ada hanya rumput yang tumbuh subur dibelakang kantor KPRI.Kelakuan ketua PGRI Batujaya mendapat kritikan tajam dari aktifis peduli pendidikan,Atin sutisna.Atin menilai prilaku yang dimunculkan Eli tidak mencerminkan sebagai seorang guru yang profesional,tapi dia hanya mementingkan keuntungan pribadi dengan mengabaikan moral sebagai pemimpin guru-guru dikecamatan batujaya,”Usut tuntas penggunaan uang sewa tersebut,dia kemanakan uang itu jika fisik lapangnya tidak ada,apakah masuk kantong pribadi…?.”Pungkasnya.(Haris/wasim)

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan