Kades Korupsi ADD, Puluhan Masyarakat Sambangi DPRD Nias Utara.

0
1730

NIAS UTARA- Zonadinamika.com. Akibat mental buruk oleh oknum petugas dikantor Desa di Nias Utara yang di sinyalir telah memamfatkan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya akhirnya membuat Puluhan masyarakat Desa Sisarahili, Kecamatan Namohalu Esia, Kabupaten Nias Utara, Pulau Nias, Sumatera Utara geram.

Dan berusaha menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk mengadukan praktik dugaan korupsi dana desa serta praktik KKN yang dilakukan oleh Kepala Desa dan jajarannya. Senin (23/5/2016).

“Benar tadi ada puluhan masyarakat yang datang ke kantor kita untuk mengadukan beberapa permasalahan di desanya dan kita ajak mereka melalui forum audiensi”. Kata Anggota DPRD Nias Utara, Noverman Zega, kepada wartawan Usai menerima puluhan masyarakat Sisarahili.

Noverman menerangkan bahwa pihaknya telah menerima segala aduan dari masyarakat baik secara tertulis dan lisan serta berencana akan memanggil pihak – pihak terkait.

Bila ditemukan terdapat indikasi penyimpangan, maka lembaga DPRD akan mengeluarkan rekomendasi kepada penegak hukum agar kasus tersebut dapat di usut tuntas.
“Kami sudah himpun semua aduan masyarakat dalam versi mereka. Tentu dalam hal ini kita ingin kongkrit dalam menuntaskan masalah. Maka dari itu secepatnya kita akan undang pihak terkait (teradu) yakni Kepala Desa dan Jajarannya, serta Instansi BPM dan Inspektorat. Intinya, Kita konfrontir mereka semua supaya jelas.”. Terangnya.

Lanjutnya, Adapun beberapa aduan warga Sisarahili yakni : tidak adanya transparansi dari aparat desa terkait penggunaan anggaran dana desa sebesar Rp. 291.000.000 (Dua ratus Sembilan puluh satu juta).

Pembangunan yang tidak sesuai dalam rancangan bestek termasuk penggunaan bahan material, Adanya dugaan pemalsuan tanda tangan masyarakat terkait dana desa, serta adanya kolusi dan nepotisme dalam pengangkatan pengurus dana desa. Tutur Noverman.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Desa Sisarahili, Natola Harefa,kepada wartawan Berharap kiranya permasalahan yang ada di daerahnya segera dituntaskan. Seraya mengaku,selain mengadu ke DPRD, pihaknya juga telah mengadukan permasalahan ini kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan kepada Bupati Nias Utara, Walaupun hingga saat ini laporan tersebut dinilai lambat prosenya, terangnya Senin (23/5) Petang.

“Maka dari itu disini kami meminta dukungan para wakil rakyat untuk membantu menyelesaikan ini. Karena akibat dari masalah ini daerah kami tidak kondusif dan banyak saling curiga antar warga dan antar sesame pengurus desa.”. Ujar Natola. (tim)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY