Dugaan Pungli Prona Rp.700 Hingga Rp.1 Juta

0
373

PEKALONGAN JATENG,Zonadinamika.com. Program Nasional Agraria atau yang lebih dikenal dengan Prona,yang di canangkan Presiden Jokowi tahun 2015 untuk 1 juta bidang di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama untuk daerah tertinggal atau miskin.

Namun demikian,masih saja terjadi banyak dugaan pungutan liar (pungli) di beberapa daerah,termasuk di Kabupaten Pekalongan. Dari data dan informasi yang di dapat oleh tim media dan Zona Dinamika di lapangan,terjadi pungli di 22 Desa di Kabupaten Pekalongan yang mendapat program Prona.

Ironisnya,dari 22 Desa di duga telah terjadi pungli sebesar 700 ribu hingga 1 juta perbidangnya.Diketahui,untuk satu Desa mendapat jatah 100 hingga 200 bidang. Hal ini di benarkan oleh beberapa kepala desa yang kebetulan sedang berkumpul di alun-alun Kajen,tepatnya persis di seberang Masjid Agung Kajen.

“Iya benar untuk masalah prona kita mintai biaya sebesar 350 ribu sampai dengan 700 ribu,tapi setelah kita tahu itu salah,maka kami berinisiatif untuk segera mengembalikan uang tersebut kepada warga”.Ungkap Saridjo selaku kades Kedung Jaran Kecamatan Sragi yang ketika itu duduk berdekatan dengan Suparno kades dari Kali Lembu Kecamatan Karang Dadap.

Awalnya mereka tidak mau langsung mengakui,bahwa dugaan pungli prona pada warganya sebesar 700 ribu hingga ada juga yang 1 juta untuk satu bidangnya.Lalu,setelah agak beberapa lama berbincang dan tim media terus mencecar dengan pertanyaan yang jelas sudah mereka lakukan,akhirnya mereka akui juga kalau itu salah dan berjanji segera mengembalikan uang tersebut.

Di tempat dan waktu yang berbeda,ketika Zona Dinamika berhasil mewawancarai Patrisia Wati kepala desa Purwodadi Kecamatan Sragi,membenarkan perihal tersebut namun pihak panitia Prona berinisiatif untuk segera mengembalikan dana pungli tersebut.”saya pribadi tidak memegang atau menyimpan dana prona.Memang setelah kami konsultasi pada pihak Kejaksaan dengan pak Slamet Haryadi,beliau menyarankan agar segera mengembalikan dana tersebut”. Ungkapnya.
(SatriyoAdie)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY