Bau Tak Sedap Seputar Harga Raskin Di desa Sei Jawi-Jawi.

0
320

LABUHANBATU.Zonadinamika.com. Bantuan pemerintah kepada masyarakat kerap menjadi bacakan oknum terkait yang rakus dan mementingkan diri sendiri. Sebagai oknum terkait berbagai macam cara dilakukannya untuk memperoleh bagian dari bantuan yang disalurkan sehingga masyarakat penerima bantuan dirugikan.

Seperti, peyaluran bantuan beras bagi keluarga prasejahtera di desa Sei. Jawi-jawi di duga di manfaatkan oknum terkait untuk meraup keuntungan pribadinya. Informasi diperoleh zonadinamika minggu (1/5).
oknum di ketahui sebagai perangkat desa yang mengurusi bantuan beras bagi masyarakat prasejahtera di desa itu berinisial H.S menyalurkan bantuan melalui kepala dusun dengan harga Rp. 2200 per kilogram.

Sementara, kepala dusun menyalurkannya kepada masyarakat penerima bantuan beras perkilogramnya dengan harga Rp. 3000. Parah memang, untuk memenuhi nafsu serakahnya oknum perangkat desa tersebut rela mengorbankan warganya.

Parahnya, saat wartawan melakukan klarifikasi kepada HS oknum perangkat sei. Jawi-jawi yang diketahui mengatur penyaluran raskin di desa tersebut terkesan tidak merasa bersalah terkait harga reskin diatas HET.

“Masyarakat mana yang menyebutnya pak harga raskin Rp. 3 ribu perkilogram biar tahu saya.”sebutnya.

Informasi lain yang diperoleh wartawan, oknum perangkat desa yang dipercaya sebagai pengatur penyalur Raskin desa sei. Jawi-jawi itu dipemerintahan desa sebagai Bendahara desa. (AFH).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY