Pembangunan Dermaga Sungai Provsu Di Desa Sei Jawi-Jawi Di Tuding Sarat Korupsi.

0
808

Labuhanbatu-Zonadinamika.com. Sarana dan prasarana transportasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat urgen bagi kehidupan sosial mayarakat. Pemerintah sebagai lembaga pengelola sarana yang dibutuhkan masyarakat masyarakat saat ini begitu genjar membangun sara transportasi darat dan air sampai daerah pelosok.

Seperti pengadaan sarana transportasi air berupa pembangunan 2 dermaga sungai di desa Sei. Jawi-jawi kecamatan Panai Hulu Labuhanbatu yang pengerjaannya mengunakan dana APBD Provinsi Sumut dengan besaran anggaran hampir 12 M.

Namun, pembangunan 2 dermaga itu mendapat sorotan dari elemen masyarakst daerah itu. Soalnya, selain dinilai perencanaannya tidak sesuai kondisi lapangan, elemen masyarakat juga menuding pengerjaan dermaga sungai itu sarat dengan perlakuan korupsi.

Hal itu diungkap Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Suara Informasi Korupsi Anggaran Pemerintah (LSM. SIKAP) Labuhanbatu Fendry Nababan Rabu (7/10).

Menurutnya, dari awal pengerjaan dan hasil investigasi yang dilakukan lembaga yang dipimpinnya terkesan banyak ditemukan kekeliruan dalam penggunaan material saat pengerjaan, sehingga kwalitas bangunan dikhawatirkan tidak bertahan lama.

“Saya melihat sendiri saat pekerja mengaduk material bangunan jenis semen untuk pengerjaan proyek dermaga itu, nggak wajarlah perbandingan semen dengan pasir yang diaduk. Beberapa bagian bangunan yang dialiri air sungai sudah retak.”sebutnya.

Melihat kondisi bangunan saat ini, Fendry memperkirakan pada titik lain bangunan juga akan ambruk. Dikarenakan dia melihat batu yang sudah dipasang pada bangunan dermaga banyak yang retak dan merengkah. Bahkan, dasar bangunan batu terlihat sudah patah struktur.

Parahnya ujarnya, titik-titik bangunan yang retak dan patah tidak dibongkar, malah pekerja menutupnya dengan plaster semen tanpa melakukan pembongkaran pada bagian yang rusak.

“Dinas terkait kita pinta melakukan peninjauan ulang dan langsung turun kelapangan melihat langsung kebenaran dari keluhan dan masukan masyarakat, karena Dananya sangat besar sekitar Rp. 5 M lebih untuk pembangunan 1 dermaga”. Ucapnya.

Sebelumnya, pantauan wartawan di lokasi pembangunan dermaga sungai desa Sei. Jawi-jawi tersebut terlihat bangunan kantor dan pelatarannya miring. Menurut warga yang berada dilokasi proyek ada bagian dasar bangunan yang sudah patah dan longsor.

(AFH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here